Asyik Pesta Sabu di Kos – kosan, Empat Orang Diringkus Satres Narkoba Polres Pringsewu

0
58
Petugas perlihatkan barang bukti.
Dijual Rumah

Pringsewu, buktipers.com – Empat orang yang lagi asyik pesta sabu, di Kos-kosan, di Kuncup, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, digerebek team Sat Res Narkkoba Polres Pringsewu, pada Selasa malam lalu (20/10/2020), dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba, Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom.

“Benar dalam penggerebekan tersebut, kami telah mengamankan 4 pelaku, dan dua diantaranya warga Pringsewu, berinisial RG (23) dan JP als Nando (17). Sedangkan dua lainnya, warga Kecamatan Martapura OKU, Provinsi Sumsel, berinisial AP (24) dan IA als Tora (25),”ujar Kasat Narkoba, mewakili Kapolres Pringsewu, Kamis (22/10/2020).

Pada saat digerebek, para pelaku tengah asyik pesta sabu, di salah satu Kos – kosan di Kuncup, ungkapnya.

Selain mengamankan para pelaku, petugas juga turut mengamankan barang bukti, berupa 1 buah plastik klip sisa pakai berisi 0,15 gram narkotika jenis sabu, 1 buah pipa kaca pirek bekas pakai, 3 buah alat hisap sabu / bong, 9 buah sedotan, 5 buah korek api gas, 4 buah sumbu terbuat dari kertas alumunium foil rokok, 1 buah senjata revolver mainan, 1 buah kunci leter T dan 2 unit handpone, jelasnya.

Dalam proses interogasi didapat keterangan, bahwa narkotika jenis sabu yang telah dikonsumsi secara bersama-sama tersebut, dibeli oleh pelaku IA als Tora dari seseorang warga Kabupaten Tanggamus yang saat ini sedang dalam pengejaran. Dan dalam pengakuanya, para pelaku sudah tiga kali ini melakukan pesta sabu di dalam kosan tersebut.

“Terkait barang bukti kunci leter T, setelah dikembangkan, ternyata pelaku IA dan JP ini juga spesialis curanmor yang telah beberapa kali melakukan aksi curanmor di wilayah Pringsewu. Terkait perkara tersebut saat ini sedang dikembangkan oleh Sat Reskrim Polres Pringsewu,”terang Kasat Narkoba.

Saat ini keempat pelaku, berikut barang bukti, sudah kami amankan di Polres Pringsewu, guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Dan untuk proses hukum selanjutnya, terhadap para pelaku, kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, pungkas Kasat Narkoba.

(JN)