Balon Kades se-Sergai Ikuti Tes Ujian Psikometri dan Wawancara

0
147
Bupati Sergai, Ir H Soekirman, bersama Sekdakab Sergai, Hadi Winarno MM, didampingi Kadis PMD Sergai, Ikhsan AP,M.Si, sesi foto bersama dengan Balon Kades se-Sergai yang ikut ujian psikometri dan wawancara.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Pemkab Sergai melalui Dinas PMD, menggelar tes psikometri dan wawancara, bagi para calon Kepala Desa (Kades) tentang kesetiaan terhadap Pancasila dan UUD 1945, Pemerintah Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika,  serta tes kemampuan baca tulis, Senin (9/9/2019), di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati, di Sei Rampah.

Tampak hadir, Bupati Sergai, Ir H Soekirman, Sekdakab Sergai, Drs Hadi Winarno, MM, Plt. Asisten Pemerintahan Umum, Drs Fajar Simbolon, M.Si, Kadis PMD Sergai, H. Ikhsan ,AP, M.Si, Pimpinan Lembaga Permat Pyscho Consultant Khairkati Purnama Consultan beserta anggota serta puluhan bakal calon Kades.

Bupati Sergai mengatakan, pemilihan Kades merupakan perwujudan demokrasi di NKRI, yang mengedepankan peran serta seluruh komponen masyarakat, sesuai dengan peran dan fungsinya masing – masing.

Menjadi seorang Kades, bukanlah hal yang mudah, sebab banyak permasalahan dan tantangan yang tentunya akan dihadapi, baik individu maupun sosial, katanya.

Pada tanggal 5 September 2019 lalu, di SMP Negeri 1 Perbaungan, telah dilaksanakan tahapan pertama ujian berbasis komputer atau Computer Asist Tes (CAT).

Dengan adanya tes wawancara ini, dapat membantu para calon Kades dalam meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan Negara, khususnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Dalam sebuah kompetisi tentunya ada yang kalah dan ada yang menang. Oleh karenanya, diimbau agar calon Kades benar-benar mempersiapkan diri dan mampu menerima kekalahan, pesan Bupati.

Karena kunci dari sebuah kompetisi adalah bukan hanya bisa menjadi pemenang, tapi mampu menerima setiap resiko dan konsekuensi yang ada dalam setiap kompetisi, tutupnya.

Laporan Kadis PMD, H Ikhsan, bahwa peserta tes, terdiri dari para bakal calon Kades, yaitu, lebih dari lima orang yang ada pada 13 desa, di 8 kecamatan, sebanyak 98 orang.

Tes psikometri bagi bakal calon Kades, yang lebih dari lima orang, dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana psikolog atau kepribadian masing-masing calon dalam menghadapi masalah, perilaku dan kondisi dalam suatu pekerjaan.

Tes wawancara kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Pemerintah Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika bagi seluruh bakal calon Kades, untuk mengetahui bagaimana visi dan misi dari masing-masing calon dalam mendukung program kerja pemerintah, ujarnya.

Sedangkan tes kemampuan baca tulis bagi istri/suami bakal calon Kades, agar dapat membantu suami /istri sebagai calon pemimpin di desa dan harus mampu membaca dan menulis.

(ML.hrp/Rls)