Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kecamatan Tanjung Beringin, Ini Kata Warga

0
43
Ribuan rumah di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, terendam banjir, Kamis (4/11/2021), sekitar pukul 02.00 WIB, saat warga sedang tidur pulas.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Ribuan rumah di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, terendam banjir.

Air datang tiba-tiba dan memasuki rumah warga, sekitar pukul 02.00 WIB, pada Kamis (4/11/2021), saat warga sedang tidur pulas.

Selain rumah warga, sekolahpun tampak terendam banjir, dan juga ruas jalan digenangi air sedalam kurang lebih 40 centimeter diantaranya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Patriot, Jalan Mesjid, Jalan Kesatria dan jalan di Dusun III Desa Nagur.

Nek Siti (83), warga jalan Kesatria Dusun IX Desa Pekan, Kecamatan Tanjung Beringin yang letak rumahnya di pinggiran Sungai Bedagai mengetahui rumahnya dimasuki air dengan tiba-tiba disaat Nek Siti terbangun dari tidurnya ingin melaksanakan sholat subuh.

Namun, Nek Siti tidak terlalu kaget, lantaran menurut Nek Siti, ianya sudah menduga rumahnya akan dimasuki banjir, sebab Sungai Bedagai meluap karena air kiriman dari hulu dan ditambah lagi dengan air pasang laut menyorong.

Lanjut Nek Siti, selama dia tinggal di “Bedagai” Kecamatan Tanjung Beringin sudah mengalami empat kali banjir yang mana pertamakali Kota Bedagai Kecamatan Tanjung Beringin pada masa itu masih masuk Kabupaten Deli Serdang, dilanda banjir besar pada Tahun 1959, menyusul dua puluh tahun kemudian pada tahun 1979, Kota Bedagai lagi dilanda Banjir dengan kedalaman air pada saat itu mencapai 1,1/2 meter di jalan yang membuat seluruh aktifitas pada saat itu terhenti.

Kemudian, tepatnya di tahun 2001, Kota Bedagai Kecamatan Tanjung Beringin kembali dilanda banjir besar dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.

“Dan hari ini, kembali sejarah terulang, pas dua puluh tahun dari kejadian di tahun 2001 kembali Bedagai kena musibah banjir, namun alhamdulillah banjir tidak begitu dalam,”pungkas Nek Siti.

Ditempat terpisah, tepatnya di jalan Kapten Wan Rahmad, Dusun VI Desa Pekan dan Jalan Patriot, jalan Perintis Kemerdekaan, jalan Kesatria terlihat rumah warga masih terendam banjir.

Zainal (45), warga jalan Kapten Wan Rahmad mengatakan, air diketahui masuk kerumah disaat warga sedang tidur dan terbangun lantaran banjir masuk ke rumah mereka.

Menurut Zainal lagi, banjir yang melanda Kecamatan Tanjung Beringin disebabkan tingginya curah hujan dan kiriman air dari Hulu Sungai Rampah ke Sungai Bedagai. Ditambah dengan air laut pasang dan menyorong membuat Sungai Bedagai meluap dan air memasuki rumah-rumah warga.

“Jadi, atas nama warga Kecamatan Tanjung Beringin, berharap kepada Muspika dan Pemerintah Desa agar terus memantau warga yang terkena musibah banjir, karena usai banjir warga takutnya terkena dampak penyakit seperti gatal-gatal dan malaria,” kata Zainal.

Sementara, Ir Indra Syahputra selaku Kades Pekan Tanjung Beringin, Kamis (4/11/2021) mengatakan, untuk sementara data yang diterima dari para Kepala Dusun ada sekitar 2000 rumah tergenang air dan ada sebanyak 12 dusun rumah warga terendam banjir.

 

(ML.hrp)