Bareskrim Polri Periksa 11 Saksi Usut Kebakaran Gedung Kejagung

0
4
Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo.
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Penyidik Bareskrim Polri hari ini memeriksa 11 orang terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Mereka yang diperiksa akan dimintai keterangannya sebagai saksi dan ahli.

“Memeriksa 11 orang saksi,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Penyidik akan mendengarkan keterangan ahli dari KemenPUPR. Sedangkan saksinya berasal dari PNS dan petugas keamanan, Cleaning Service serta tukang Aquarium.

Sementara itu, gelar perkara kasus dugaan tindak pidana kebakaran Gedung Kejagung yang diagendakan hari ini ditunda Kamis, 1 Oktober 2020. “Ekspose gelar perkara yang sedianya dilakukan hari ini ditunda esok hari,” ujar Ferdy.

Dalam penyelidikan ditemukan fakta adanya tukang bangunan atau kuli yang sedang melakukan pekerjaannya di lantai enam pada gedung tersebut.

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung. Hal itu didapatkan setelah dilakukan penyelidikan mendalam.

Penyidik menemukan sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame atau nyala api terbuka. Api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung.

Kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat akseleran berupa ACP pada lapisan luar gedung dan cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkit, panel HPL dan bahan mudah terbakar lainnya.

Dugaan peristiwa pidana itu didapati setelah penyidik melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap 131 saksi yang saat ini sudah dilakukan pemeriksaan. Tak hanya itu, Bareskrim juga meminta keterangan ahli pidana dan ahli kebakaran.

 

Sumber : iNews.id