Beranda Sumut Baru Selesai Dikerjakan, Tembok Penahan Jembatan Kembar Sidua-dua Sudah Ambrol

Baru Selesai Dikerjakan, Tembok Penahan Jembatan Kembar Sidua-dua Sudah Ambrol

476
0
Kondisi jembatan kembar Sidua - dua tampak sudah rusak, padahal baru selesai dikerjakan.

Simalungun, buktipers.com – Hampir dua tahun lamanya, jembatan kembar Sidua-dua, dihantam banjir bandang yang nyaris memakan korban jiwa, serta kerap menyebabkan para pengendara terlambat sampai tujuan, dikarenakan lumpur yang silih berganti datang menimpa jembatan tersebut.

Namun tampaknya, perbaikan jembatan kembar Sidua-dua itu, diduga asal jadi, padahal jembatan kembar tersebut menghubungkan Kelurahan Parapat dan Nagori Sibaganding serta merupakan jalan utama antar provinsi, ungkap D Sinaga, kepada buktipers.com, Minggu (13/10/2019).

Katanya, penanganan pembangunan tembok penahan jembatan kembar yang berbatasan dengan Nagori Sibaganding ini, diduga asal-asal dan terbukti, tembok yang baru saja selesai dikerjakan sekitar satu bulan yang lalu, sudah ambruk beberapa hari yang lalu.

Baca Juga!  Lakalantas di Jalinsum Sibaganding, Satu Siswa Asal Porsea Tewas

“Padahal, tembok penahan tanah yang ambruk hanya memiliki ketinggian sekitar tiga meter dengan panjang kurang lebih enam  meter, namun tembok tersebut sudah ambruk diduga pengerjaannya asal – asalan,”ucapnya kesal.

Karena pada awal pelaksanaan pengerjaan pada bagian tembok penahan, sisi jembatan sebagian batunya batu bekas dan proyek tersebut, kita tidak tau siapa pemborongnya dan berapa anggarannya, kita juga tidak tau, Karena proyek tersebut tidak memasang plang proyek di lokasih,”ucap Sinaga, yang merupakan warga sekitar.

Dia meminta pemerintah agar lebih memperhatikan jembatan kembar ini karena ini jalan utama antar provinsi, dan tersebut pengerjaan proyek tembok penahan ini agar segera diselidiki karena diduga asal-asalan.

Baca Juga!  4 Orang Tewas Disambar Petir, 3 Lagi Dirawat di RS Bethesda Saribudolok

Pantauan buktipers.com di lapangan, bahwa jembatan tersebut mengalami langsor pada bagian tembok yang baru saja dipasang dan parahnya lagi, jembatan tersebut sudah blong alias tanah pada bawah jalan sudah kosong, sehingga perlu penanganan yang lebih serius lagi.

Sampai berita ini diturunkan ke redaksi, belum ada yang bisa dimintai keterangan, karena proyek tersebut kita tidak tau siapa yang bertanggungjawab, dikarenakan saat dikerjakan tidak memasang plang proyek.

(Stg)

Loading...