Beranda Sumut Basarnas Hentikan Pencarian 13 Nelayan yang Hilang di Perairan Nias Selatan

Basarnas Hentikan Pencarian 13 Nelayan yang Hilang di Perairan Nias Selatan

23
0
KN Nakula yang masih stand by jika ada petunjuk terbaru 13 nelayan hilang di Perairan Nias Selatan. (Foto: Antara)

Nias, buktipers.com – Basarnas resmi menghentikan pencarian 13 nelayan yang hilang saat melaut akibat kerusakan mesin kapal di Perairan Nias Selatan, Sumatera Utara. Penghentian ini karena telah habis masa operasi yang terhitung selama tujuh hari dan dilanjutkan dengan pemantauan.

“Pencarian terhadap nelayan hilang di Nias Selatan sudah kami hentikan sejak kemarin per tanggal 29 Juni,” ujar Humas Basarnas Nias Asanimu Waruwu, Selasa (30/6/2020).

Dia mengatakan, berakhirnya masa pencarian dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Dari 14 nelayan yang hilangm hanya satu yang ditemukan.

“Walau pencarian sudah kami hentikan, Basarnas Nias masih terus melakukan pemantauan,” katanya.

Menurutnya, KN SAR Nakula tetap siaga di Pelabuhan Teluk Dalam untuk melakukan pencarian apabila ada informasi terbaru terkait keberadaan ke-13 nelayan yang hilang tersebut.

Baca Juga!  Hj. Winarti Serahkan Bantuan Kapal Perikanan dan Alat Tangkap untuk Nelayan Pesisir Laut

“Jika ada informasi keberadaan mereka, operasi akan dibuka kembali dan pencarian dilanjutkan,” katanya.

Sebelumnya, Kapal KM Camar Laut dan KM Harapanku yang membawa kru kapal sebanyak 14 orang hilang kontak akibat mesin mati pada Minggu (21/6/2020). Identitas ke-13 nelayan yang belum ditemukan yakni Sesuaikan Zalogo, Eltisun Duha, Suardin Duha, Yoel Duha, Tulus Loi, Ama Elvis, Elvis, Bazi Duha, Jeli Telaumbanua, Yone Gaurifa, Watasan Duha, Sinehemia Luaha dan Imran Sarumaha. Sementara satu nelayan atas nama Antonius Duha telah ditemukan dalam keadaan selamat terdampar di Pulau Bintuang.

 

Sumber : iNews.id

Loading...