Bawa Narkotika di Kampung Bugis, Dua Pemuda Ditangkap Polres Tulang Bawang

0
14
Foto kedua pelaku yang ditangkap Polisi.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, berhasil menangkap dua orang pemuda yang menjadi pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang terjadi di wilayah hukumnya.

Dua pemuda ini, ditangkap hari Jumat (28/5/2021), lalu, pukul 14.00 WIB, di sebuah jalan yang ada di Kampung Bugis, Kelurahan Menggala Kota.

“Jumat siang, petugas berhasil menangkap dua pemuda pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dua pemuda yang berhasil ditangkap yakni berinisial RL (25), warga Kelurahan Menggala Kota dan RA (20), warga Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, Senin (31/5/2021).

Lanjut AKP Anton, dari tangan kedua pemuda ini, petugas berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,15 gram dan handphone (HP) merk Vivo warna biru.

Kasat menjelaskan, keberhasilan petugas dalam mengungkap pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan di wilayah Kecamatan Menggala.

Informasi yang didapat bahwa sebuah jalan yang ada di Kampung Bugis, Kelurahan Menggala Kota, sering dijadikan tempat transaksi narkotika.

“Petugas langsung menuju ke jalan tersebut dan disana didapati dua orang pemuda dengan gerak gerik yang mencurigakan. Setelah dilakukan penggeledahan badan didapati BB berupa narkotika jenis sabu,” jelas AKP Anton.

Para pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 Miliar, tutup AKP Anton Saputra.

 

(JN)