Bawa Sabu, Warga Malaysia Diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS

0
223
Pelaku Mohammad Safiezi Bin Dolhadi saat diamankan Satgas Pamtas Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti. (Foto/Pendam XII/Tpr/Bayu)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Pontianak (Kalbar)

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti,  mengamankan seorang warga negara Malaysia yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu, saat melaksanakan pemeriksaan rutin, di Pos Dalduk, Simpang Empat Dusun Sempadan Tekam Patah, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (23/3/2019), lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe S.Sos, di Media Center Kodam XII/Tpr, Minggu (24/3/2019), lalu.

Dijelaskan, warga negara Malaysia tersebut, bernama Mohammad Safiezi Bin Dolhadi, warga warga Kp. Telok Serabang, Sematan, 94500 Lundu, Serawak, Malaysia, yang akan melintas ke wilayah Indonesia dengan menggunakan sepeda motor Yamaha 125 Z Nopol QAA3711K.

Barang bukti sabu yang diamankan. (Foto/Pendam XII/Tpr/Bayu)

“Diamankan Satgas Pamtas karena kedapatan membawa 5 paket kecil sabu siap pakai dalam pipet dan 1 paket kecil dalam plastik sachet berklem saat dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

Lanjutnya, sabu tersebut ditemukan Pratu Rusdiansyah saat melaksanakan pemeriksaan rutin, terhadap setiap pelintas batas.

Barang haruam itu, disembunyikan pelaku Mohammad Safiezi Bin Dolhadi, di balik pelapis helm, kemudian Pratu Rusdiansyah melaporkannya kepada Danpos Letda Inf Henrry Budiarto.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku.(Foto/Pendam XII/Tpr/Bayu)

Yang selanjutnya, Mohammad Safiezi Bin Dolhadi dibawa ke Pos Temajuk untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Saat dilakukan pemeriksaan oleh Danpos, Letda Inf Henrry Budiarto, Mohammad Safiezi Bin Dolhadi mengakui, bahwa sabu tersebut merupakan miliknya yang dibeli di Kampung Serabang, Malaysia, dengan harga 100 RM dan akan digunakan sendiri,” kata Kapendam XII/Tpr.

Untuk saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polsek Paloh untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut, pungkas Kapendam XII/Tpr mengakhiri.

(Pendam XII/Tpr/Bayu)