Beranda Lintas Provinsi Bayar Pajak Rp500 Ribu, Baru Surat Sertifikat Tanah Program Gratis Pemerintah Pusat...

Bayar Pajak Rp500 Ribu, Baru Surat Sertifikat Tanah Program Gratis Pemerintah Pusat Berlaku

180
0
Program pemerintah pusat pembuatan sertifikat gratis untuk masyarakat.
Loading...

Buktipers.com – Lingga (Kepri)

Program pemerintah pusat pembuatan sertifikat gratis untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) yang dibagikan secara simbolis langsung oleh Gubernur Kepri, di Gedung Nasional Dabo, Kecamatan Singkep, pada Sabtu, 13 April 2019 lalu, kini menuai pertanyaan di kalangan masyarakat karena dikenakan biaya.

Pasalnya, dipaparkan salah seorang warga Bukit Kapitan, Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, berinisial AI, selaku penerima sertifikasi tanah, program pemerintah pusat yang digratiskan itu, bahwa pembagian sertifikat gratis yang dibagikan Gubernur tempo hari, ternyata tidak gratis, karena dia masih dikenakan biaya sebesar Rp.500 ribu.

“Sewaktu pada kegiatan pembagian secara simbolis kemarin memang gratis, namun untuk sertifikasi yang ada bertulisan merah di muka, kita sebagai pemilik dikenakan biaya dan harus bayar sebesar Rp. 500,000., ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga. Katanya, sebagai uang pajak pendapatan daerah,”jelas AI, Selasa (10/6/2019), lalu.

Baca Juga!  Heboh Kabar Bupati Ngamuk di Kafe Makassar

Lanjutnya, jika penerima sertifikat tanah gratis yang ada tulisan merah di muka sudah membayar, kemudian surat sertifikat tersebut dihantarkan lagi ke-Kantor BPN yang berada di Daik Lingga untuk dihapuskan tulisan yang bewarna merah. Dan jika tulisan yang berwarna merah sudah dihapus, barulah sertifikat yang dibagikan gratis ini berlaku, tuturnya sembari menunjukkan tulisan yang berwarna merah kepada tim awak media.

Program pemerintah pusat pembuatan sertifikat gratis untuk masyarakat

Selanjutnya, menyimak dari paparan narasumber dan saat dikonfirmasi melalui via telpon seluler, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lingga, Syaiful menjelaskan, “Untuk perolehan atas hak tanah, maka sipenerima sertifikat program gratis yang ada tulisan bewarna merah di halaman muka memang harus bayar. Itu untuk pembayaran BPHTB namanya, dan pembayarannya di kantor Bapenda yang dulu Dinas Pendapatan Daerah. Setelah itu dibayar dan dengan menunjukkan bukti pembayaran lunas, barulah tulisan merah dihapus,”ucapnya Selasa sore (10/6/2019), lalu.

Baca Juga!  Ngaku Polisi dan Bisa Bantu Kasus Narkoba, Pria Ini Tipu Seorang Wanita Rp 11,5 Juta

Masih kata Syaiful, jika setiap penerima surat sertifikat gratis yang ada tulisan bewarna merah, maka ia harus tetap bayar, dikarenakan pajak tidak bisa gratis, termasuk juga materainya harus bayar.

Dan jika untuk lebih jelasnya, langsung saja konfirmasi ke Kantor Bapenda, pungkas Syaiful.

Hingga berita ini diunggah, selaku yang disebutkan pihak terkait (Bapenda Lingga,red) belum bisa dikonfirmasi awak media.

 

(Zulkarnaen)

Loading...