Beranda Sumut Bayi Penderita Hidrosefalus Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bayi Penderita Hidrosefalus Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

113
0
Afdun Hamdan, bayi berusia 2 bulan ini, setiap saat menahan rasa sakit atas penyakit hidrosefalus yang menempel dikepalanya. Orang tuanya berharap uluran tangan para dermawan demi kesembuhan anaknya. (Foto/Job Purba)
Loading...

Buktipers.com- Tapteng (Sumut)

Afdun Hamdan, bayi berusia 2 bulan ini, setiap saat menahan rasa sakit atas penyakit hidrosefalus yang menempel di kepalanya.

Afdun adalah anak dari pasangan Naswardi Sihotang (27), dan istrinya, Afsanah Piareka Zebua (22), warga Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara.

Meski berstatus penduduk asli kota Sibolga, Afdun, bayi penderita penyakit hidrosefalus, bersama kedua orangtuanya tinggal di jalan GM Panggabean, tepatnya di depan klinik Angkatan Udara, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.

Afdun divonis menderita penyakit hidrosefalus sejak berada didalam kandungan ibunya. Bahkan, sebelum melahirkan, Afsanah sudah dianjurkan untuk menjalani operasi, di salah satu rumah sakit yang ada di Medan, agar anak yang ada dikandungannya, sekalian mendapat perawatan intensif dari pihak Rumah Sakit.

Baca Juga!  Pelabuhan Sibolga Pendukung Sektor Pariwisata

Kepada wartawan, Afsanah Piereka Zebua, menjelelaskan, bahwa anaknya setiap saat selalu menangis, meski sudah dikasih minum dan tidur pun, anaknya tidak nyaman, selalu terbangun dan menangis seperti kesakita.

“Saya kebingungan merawat anakku, selesai dikasih minum pun tetap nangis, tidak pernah tenang, mungkin dia merasa kesakitan pak. Saya kasihan melihat kondisi anak saya ini,” kata Afsanah sembari memandangi kepala anaknya yang sudah membengkak, Senin (11/2/2019).

Butuh Uluran Tangan Dermawan

Dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, Afsanah, ibu bayi penderita hindrosefalus ini harus pasrah melihat anaknya terus menerus menangis, karena ketidak sanggupan mereka, membawa anaknya berobat.

“Kalau keinginan pak, saya bersama suamiku ingin sekali membawa anak kami ini berobat. Tapi apalah daya kami pak, suamiku hanya seorang pelaut, upahnya melaut pun hanya cukup-cukup makan kami saja pak,”cetusnya.

Baca Juga!  Dinas Kesehatan Sergai Gelar Operasi Katarak Gratis

Ia bercerita, anaknya Afdun, lahir tanggal 3 Desember 2018 dengan operasi caesar.

“Kami memang pakai BPJS, tapi kalau pergi berobat, apalah belanja kami di sana pak, uang tidak ada, makan tiap hari saja sudah pas-pasan pak,” ungkapnya.

Dengan kondisi ekonomi yang sangat minim, Afsanah, berharap uluran tangan para dermawan, kiranya membantu mereka dalam pengobatan anaknya.

“Kalau ada yang membantu kami pak, saya akan sangat berterimakasih dan langsung membawa anak kami ini berobat,”katanya berharap.

(Job Purba)

Loading...