Bea dan Cukai Kota Batam Limpahkan Perkara Kasus Narkoba Kepada Ditresnarkoba Polda Kepri

0
5
Foto kedua tersangka yang dilimpahkan ke Subdit II Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Subdit II Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri, pada Minggu (11/10/2020) lalu, sekitar pukul 10.30 WIB, menerima limpahan perkara kasus Narkotika dari Bea dan Cukai Kota Batam, terhadap 2 (dua) tersangka tindak pidana Narkotika jenis sabu dari Laporan Polisi LP-B/103/X/2020/SPKT- Kepri, tanggal 11 Oktober 2020, ucap Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si, Selasa (13/10/2020).

Kedua tersangka berinisal TR dan AS, berhasil diamankan di pintu masuk X Ray keberangkatan domestik Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam, pada Minggu (11/10/2020) lalu, sekitar pukul 07.10 WIB, oleh petugas Avsec yang sedang bertugas pada hari itu.

Kabid Humas Polda Kepri mengungkap, bahwa petugas Avsec yang sedang bertugas tersebut mencurigai salah seorang penumpang tujuan Lombok, di jalur hijau dan kemudian dilakukan penggeledahan badan manual dan ditemukan kecurigaan dibagian dada seorang calon penumpang.

“Selanjutnya dibawa ke ruang pemeriksaan khusus untuk dilakukan introgasi dan penggeledahan terhadap tersangka, keduanya mengaku akan bersama-sama berangkat menuju Lombok dan ditemukan dari dalam bra merk bonds warna putih satu buah kapsul dibalut lakban warna hitam yang di dalamnya berisikan kristal bening diduga sabu seberat seberat 117 (seratus tujuh belas) gram,”ungkap Kabid Humas Polda Kepri.

Barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain, 1 (satu) buah kapsul dibalut lakban warna hitam yang didalamnya berisikan kristal bening narkotika jenis sabu, 1 (satu) buah pakaian dalam bra merk bonds warna putih, 1 (satu) unit Handpone Vivo warna merah metallic dan 6 (enam) lembar surat keterangan Covid-19 milik kedua tersangka.

Adapun terhadap tersangka dan barang bukti diserahkan petugas Avsec kepada Pelapor (PNS Bea dan Cukai) dan melaporkan kejadian tersebut ke Siaga SPKT Polda Kepri guna proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, di Ditresnarkoba Polda Kepri, jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Atas perbuatanya, para tersangka diterapkan UU  Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman minimal 6 (enam) tahun penjara dan paling lama 20 tahun dan atau Pasal 112 ayat (2), dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, pungkas Kabid Humas Polda Kepri.

 

(R/Zul)