Begal Sadis yang Menyebabkan 1 Wanita Tewas Menangis usai Ditembak Polisi

0
1
Pelaku begal sadis di Batam hanya bisa meringis usai ditembak polisi karena melawan dan berusaha kabur. Foto: iNews/Gusti Yennosa
Dijual Rumah

Batam, buktipers.com – Beringas dan sok jagoan , pelaku begal sadis , Abdul Hakim, hanya bisa menangis dan meringis kesakitan usai ditembak karena berusaha melawan petugas dan kabur.

Hakim satu dari dua pelaku jambret sadis yang ditangkap tim macan barelang, Satreskrim Polresta Barelang. Dia pun terus merengek menahan sakit akibat luka tembak di kaki kanannya.

Aksi jamret yang dilakukan hakim dan rekannya khairullah, minggu pagi (17/10/2021), terhadap tiga wanita yang sedang melintas di Jalan Raya Sungai Panas, Batam, menyebabkan nyawa Lilis Suryani melayang.

Nyawa Lilis melayang setelah sempat terlibat kejar kejaran di jalan raya dengan pelaku yang merampas tas dan telepon genggam milik para korban.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan, setelah sempat kejar kejaran dengan pelaku, motor yang dikendarai lilis bersama Erfina dan Tita oleng dan menabrak trotoar di depan Vihara Sungai Panas.

“Lilis terlempar ke pohon dan langsung meninggal di tempat, sedangkan Tita mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis,” kata Kompol Reza.

Kedua pelaku mengincar korbannya secara acak, biasanya pelaku mengikuti korban dan di tempat sepi pelaku langsung merampas harta korban. “Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Baloi Kolam, Batam,” ujarnya.

Sementara, Abdul Hakim terus meringis menahan sakit akibat luka tembak di kakinya. Dia mengaku, nekad menjamret karena butuh uang untuk biaya hidup paska di phk sebagai karyawan perushaan plastik di Batam.

“Sulitnya mencari kerja, jadi tidak punya pilihan selain melakukan kejahatan untuk mendapatkan uang,” kata pelaku, hakim.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 365 ayat 1 dan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

 

Sumber : Sindonews.com