Bela Sang Kakak, Pemuda di Banjarmasin Tusuk Ipar hingga Tewas

0
20
Korban pembunuhan di Banjarmasin, Kalsel (Deny M Yunus/iNews)
Dijual Rumah

Banjarmasin, buktipers.com – Seorang pria di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) tewas dibunuh adik iparnya. Pelaku yakni Rizki Ramadhani (20) kesal karena korban memaksa meminta uang kepada istrinya yang merupakan kakak pelaku. Kapolsek Banjarmasin Selatan AKP Idit Aditya mengatakan, korban diketahui bernama Rudi Hariadi (28).

Insiden pembunuhan ini terjadi di Kawasan Jalan Prona I, Banjarmasin Selatan pada Jumat (6/11/2020).

“Korban tewas setelah ditikam belati tepat di dadanya oleh pelaku,” kata Idit, Sabtu (7/11/2020).

Usai ditusuk, kata Idit, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun karena lukanya cukup parah nyawa korban tidak terselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, pembunuhan ini dipicu kekesalan pelaku terhadap korban.

Sebelumnya, korban pulang ke rumahnya dan memaksa meminta uang kepada istrinya yang merupakan kakak pelaku. Basarnas Banjarmasin Evakuasi Jasad Wanita Terapung di Teluk Palu “Melihat kakaknya diperlakukan kasar, pelaku menyerang korban dengan sebilah belati yang ditikamkan ke dada korban,” kata dia.

Sementara itu, istri korban yang juga kakak pelaku, Santi membenarkan jika suaminya sempat meminta uang sambil emosi. Meskipun sudah dinasehati, korban ternyata tak menggubris.

“Awalnya datang memaksa ngambil duit ke saya, iya suami saya itu sudah emosi duluan. Terus adik saya bilang kalau nanti saja. Tapi masih memaksa, ibu saya nutup pintu. Tapi dia tetap memaksa dianya.

Terus dia ambil dompet saya, mungkin di situ adik saya mengira dia mau menyakiti saya, saat itulah langsung ditusuk sama adik saya,” katanya. Rizki sempat kabur namun akhirnya ditangkap di Kawasan Liang Anggang, Banjarbaru.

Dia ditangkap saat menunggu angkutan umum ketika ingin kabur ke kabupaten Hulu Sungai Tengah. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP Jo 351 ayat 3 tentang Penganiayaan berat hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

Sumber : iNews.id