Belasan Juta Iuran Perawatan Air Bersih Ludes, Warga Desa Lanjut Minta Pengurus Bertanggung Jawab

0
91
Air bersih program Pamsimas Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Diduga belasan juta rupiah dana iuran perawatan sumber air bersih, program pamsimas Desa Lanjut, habis diembat ketua tim.

Warga mendesak Kepala Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, gelar rapat untuk meminta pertanggung jawaban ketua tim.

Salah seorang warga, berinisial J, selaku narasumber terpercaya, mengatakan, “Sejak dibentuk pada tahun 2018, tim perawatan air bersih melalui program pamsimas dengan mengantongi SK dari desa, berjumlah enam orang, alhamdulilah sudah terkumpul anggaran rutin bulanan warga untuk perawatan air bersih pamsimas, kisaran belasan juta rupiah,”ucapnya, Sabtu (21/11/2020).

Jika tidak salah, katanya, pada akhir tahun 2019, iuran yang diperoleh dari warga selaku pelanggan air bersih tersebut, berjumlah lebih kurang Rp. 12.000.000,- (dua belas juta rupiah). Kemudian pada Januari 2020 tidak dilakukan pemungutan dan pada bulan Pebruari, kembali dilakukan pemungutan, namun hanya dilakukan satu bulan saja.

Pasalnya, dapat teguran langsung dari pak camat, dengan alasan khawatir disangkakan pungli, tegasnya.

Lebih lanjut J mengatakan, untuk kegiatan pemungutan iuran di bulan Pebruari 2020 lalu, terkumpul lagi dana iuran warga, sebesar Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah).

Adapun alasan pada bulan Januari 2020 sebelumnya tidak dilakukan pemungutan oleh tim, dikarenakan dari desa tetangga yakni, Desa Kote yang sama-sama menggunakan air bersih pamsimas tersebut, tidak mau mengumpulkan iuran seperti yang mereka lakukan (Desa Lanjut-red).

Uniknya, dari permasalan tersebut, dalam gelar rapat musyawarah, ketua tim, minta pipa pengadaan dari sumber anggran PNPM, dikembalikan warga, baru anggaran belasan juta rupiah yang terpakai dikembalikan, pungkas J.

Menanggapi hal tersebut saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp terkait pertanggung jawaban atas terpakainya dana iuran oleh ketua tim tersebut, Sabtu pagi (21/11/2020), sekira pukul 09.47 WIB, Kades Lanjut, Abu Samah mengatakan, “Siap bang, masalah perawatan desa yang hendel bang. Duit yang terpakai pengurus beliau siap menggantikan,”jawabnya singkat.

Sementara hingga berita ini diunggah, ketua tim pengurus yang diduga telah menghabiskan anggaran belasan juta rupiah, guna kepentingan pribadinya belum bisa dikonfirmasi.

 

(Zul)