Beredar Video Pria Dipukul Polantas di Medan Positif Narkoba, Ini Kata Polisi

0
1
Video viral pengendara mengamuk menolak ditilang hingga akhirnya dipukul Polantas. (Foto: dok. Istimewa)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Video pengendara yang dipukul oleh oknum polisi di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), melakukan tes urine beredar. Hasil tes urine pria itu disebut positif narkoba.

Dalam video yang sama, pria berinisial AG tersebut meminta maaf di Polresta Deli Serdang. Dia mengaku salah dan meminta maaf kepada polisi serta masyarakat setempat.

“Saya minta maaf kepada Bapak Polisi yang bertugas di lalu lintas dan saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Polisi dan masyarakat setempat. Dan saya mengaku bersalah kepada…,” sebut AG dalam video tersebut seperti dilihat, Sabtu (16/10/2021).

Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi tidak menanggapi secara detail soal hasil tes urine pengendara ternyata positif narkoba. Dia mengaku bakal mengecek terlebih dahulu hal tersebut.

“Nanti kita cek kembali, ya,” ujar Yemi dimintai konfirmasi detikcom.

Yemi mengaku permasalahan itu sudah selesai. Kedua pihak telah saling memaafkan

“Permasalahannya sudah dirilis kemarin Kamis, sudah saling memaafkan dan sudah selesai,” sebut Yemi.

Viral Pemotor Dipukul Polantas

Sebelumnya, video petugas Polantas memukul pria itu hingga terkapar viral di medsos. Belakangan terungkap bahwa pengendara tersebut menolak ditilang dan terus melakukan tindakan provokatif terhadap Polantas.

Terlihat pria itu sempat melakukan perlawanan, tapi kembali dipukul oleh oknum Polantas itu hingga terbaring di tanah. Kemudian terlihat datang seorang polisi lainnya untuk melerai keributan itu.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi meminta maaf atas terjadinya peristiwa itu. Dia mengatakan pemukulan itu berawal karena pelanggaran lalu lintas.

“Memang ada sedikit saja ada pelanggaran lalu lintas,” tuturnya.

Yemi mengatakan, meski warga melakukan pelanggaran, polisi tidak berhak melakukan pemukulan. Yemi menyebut hal itu melanggar peraturan.

“Pada prinsipnya, bagaimana kita Polri tidak bisa melakukan tindakan pengadilan kepada masyarakat dengan alasan apa pun. Itu tidak boleh,” ucap Yemi.

Polresta Deli Serdang kemudian mencopot jabatan oknum Polantas Aipda Gonzalves. Aipda Gonzalves disebut masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polresta Deli Serdang.

“Sudah dicopot sebagai anggota Satlantas Polresta Deli Serdang,” kata Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi seperti dilansir Antara, Kamis (14/10).

 

Sumber : detik.com