Bersama TNI dan Polri, Bobby Nasution Tegaskan Perang Terhadap Narkoba

0
1
Bobby Nasution menyatakan perang terhadap narkoba dan tawuran yang terjadi di Kamtibmas Kecamatan Belawan
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Wali Kota Medan Bobby Nasution menyatakan perang terhadap narkoba dan tawuran yang kerap terjadi dan mengganggu Kamtibmas di wilayah Kecamatan Belawan.

Sikap tegas disampaikan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) disela-sela menyerap aspirasi masyarakat, Jumat kemarin. Pertemuan dihadiri Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat, Danyon Marhanlan I Belawan Mayor (Mar) Indra Fauzi Umar, para OPD.

Dalam pertemuan ini ada tiga point yang menjadi pembahasan, diantaranya maraknya narkoba, tawuran dan persoalan banjir.

“Harus kita sepakati, tawuran dan narkoba harus kita perangi bersama. Sebab, mengatasinya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat TNI dan Polri semata, warga harus ikut aktif mendukung. Jika ini dilakukan secara masig, saya optimis narkoba dan tawuran berhasil diberantas,” kata suami Kahiyang Ayu tersebut.

Bagi anak-anak yang terlibat narkoba, Bobby menyarankan agar didorong untuk berwirausaha dengan memberikan pelatihan, bantuan modal hingga benar-benar berhasil sehingga produk yang dihasilnya dalam didaftarkan melalui E-Katalog Pemko Medan dan Pemko Medan menjadi pasarnya.

Untuk masalah banjir, Bobby akan menyelesaikannya secara teknis bersama instansi terkait. “Nanti kita bahas setelah saya berkantor di sini (Medan Belawan),” katanya.

Sementara itu, Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat mengungkapkan, petugas polres maupun Polsek setiap malam melakukan patroli guna mencegah terjadinya tawuran, bahkan ada yang sampai tidur di rumah warga bersama Camat Medan Belawan. “Malah kami sampai dilempari, tapi kami tetap Istiqomah,” kata Faisal.

Mengenai narkoba, ungkapnya, setiap Minggu dua kali meggerebek kampung narkoba. Namun penggerebekan tidak mungkin hanya dilakukan di Kecamatan Medan Belawan saja, imbuhnya, karena ada 4 kecamatan yang ada di wilayah Polres Belawan dan 2 kecamatan di wilayah Deliserdang.

“Penggrebekan akan terus kita tingkatkan. Setidaknya mereka resah berbisnis di tempat kita kalau tiap hari didatangi. Mudah – mudahan narkoba bisa segera kita atasi. Tentunya tidak terlepas dari peran kita semua,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sikap tegas Bobby Nasution dalam memerangi narkoba dan tawuran setelah mendengar langsung kerisauan warganya. Warga berharap agar Wali Kota Medan Bobby Nasution dapat menyelesaikan ketiga permasalahan klasik yang selama ini tak kunjung terselesaikan.

Seperti yang disampaikan Fuad Nasution, warga Kelurahan Belawan I. Ada tiga ‘sampah’ yang harus segera dibersihkan Bobby Nasution di Medan Belawan, yaitu tawuran, narkoba dan sampah. Apabila ketiga ‘sampah’ tersebut tidak diatasi, maka Belawan tidak akan pernah berubah.

Dijelaskan Fuad, Kelurahan Belawan I merupakan wilayah padat penduduk yang diduga menjadi sarang narkoba sekaligus pemuci tawuran. Ada indikasi, tawuran sengaja diciptakan untuk mengelabui agar narkoba tak terpantau.

“Warga berharap agar masalah narkoba, banjir dan sampah segera diatasi Wali Kota Bobby Nasution,” tutur Fuad.

Hal senada juga diungkapkan Tengku Zakaria Yusuf, warga Pajak Belawan Bahagia juga menyampaikan keluhan yang sama. Dia berharap menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution agar Pemko Medan melalui OPD terkait bersama aparat Polri dan TNI dapat melakukan pengamanan secara serentak untuk mengatasi masalah yang dihadapi warga Belawan.

“Selain melakukan pengamanan serentak, kami juga berharap agar dibuat Poskamling untuk mencegah tawuran karena sangat meresahkan warga,” ujar Zakaria.

Kemudian Ali Amron, warga Lingkungan VIII Kelurahan Belawan Bahari mengeluhkan soal maraknya narkoba dan judi dindong di kawasan mereka tinggal. Selain itu ia pun berharap agar dilakukan normalisasi gorong-gorong dan pintu air seputaran parit Pertamina yang memicu terjadinya banjir.

“Ini permasalahan berat yang kami hadapi, Pak Wali. Tidak hanya warga Lingkungan VIII, warga Lingkungan VI, VII, IX dan X juga mengharapkan agar permasalahan ini dapat segera diatasi,” kata Ali Amron.

Ia juga menambahkan, seraya menambahkan agar Jalan Utama ada terowongan yang hingga tembus ke Gudang Arang dan Titi Labuhan agar diperbaiki karena sudah 18 tahun tak tersentuh perbaikan.

 

Sumber : Okezone.com