Bersifat Mandiri Dan Independen, Mitra Gandeng Group Dideklarasikan

0
455
IMG_20180223_174616
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Pematangsiantar (Sumut)

Sebagai wadah mempererat tali kasih persaudaraan dengan persamaan persepsi, hidup ini sangatlah indah jika ada kebersamaan dalam segala suasana, baik suka maupun duka para langganan setia warung nasi padang Gandeng dan warung kopi Mitra Maju.
Organisasi Mitra Gandeng Group adalah organisasi yang bersifat sosial, bebas dari kepentingan politik, bebas dari unsur sara, dan bukan pula organisasi waralaba.

Mitra Gandeng Group ini adalah organisasi yang bersifat mandiri, independen yang keanggotaannya terdiri atas berbagai propesi dan kalangan.
Mitra Gandeng Group ini pada awal pendiriannya digagasi oleh Para Pendeta, Tokoh masyarakat, Pegawai negeri sipil dan pensiunan pegawai negeri sipil, pedagang, wiraswasta, TNI/ Polri serta Jurnalis, sehingga Mitra Gandeng Group ini dapat digambarkan sebagai organisasi sosial lintas kalangan dan profesi yang bersifat independen dan mandiri, bebas dari unsur politik dan sara.

Mitra Gandeng Group ini bersekretariat di Jalan Pattimura depan kantor pusat PT STTC tepatnya di warung Nasi Padang Gandeng dan Warung kopi Mitra Maju. Organisasi Mitra Gandeng Group resmi dideklarasikan di rumah Bapak A Simanjuntak (Simanjuntak catering) di Jalan Bah tongguran lorong 7 Kiri Parluasan, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Jumat (23/2/2018).

Mitra Gandeng Group dikukuhkan dengan susunan pengurus Ketua H Ambarita, Wakil Ketua A Simanjuntak, Sekretaris Lingga Damanik dan Bendahara JR Pasaribu (Jurnalis Bukti Pers.Com), dengan Penasehat Pdt. RS Hutabarat, MTh (Sekjen GKPI), Drs Kondarius Ambarita (Mantan Kadishub Kota Siantar), Grogol Hutabarat (tokoh Masyarakat) dan H Siallagan (tokoh Pendidikan Kabupaten Simalungun) dan keanggotaan awal pendiriannya 30 orang.

Mitra Gandeng Group dalam visi dan misi berkomitmen menjadi garam dan terang bagi sesama khususnya anggota serta siap jika sewaktu-waktu diperlukan Pemerintah dalam memberikan saran dan pendapat. (JRP/Red)