Bertambah 8 Orang, Jumlah Warga Sergai Pulih dari Covid – 19 jadi 12

0
62
Juru Bicara Tim Gugus Tugas, Drs. H. Akmal, AP, M.Si.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Proses percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menemui titik cerah.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas, Drs. H. Akmal, AP, M.Si, saat ditemui, di Kantor Dinas Kominfo Sergai, di Sei Rampah, menginformasikan, jika per hari ini, Kamis (25/6/2020), terjadi penambahan 8 orang yang sembuh dari Covid-19.

Kedelapan warga Sergai tersebut, menambah jumlah pasien sembuh, setelah sebelumnya 4 orang telah lebih dulu mengalami kesembuhan, ujarnya.

“Kedelapan warga yang sudah pulih tersebut, rinciannya adalah, dua warga Perbaungan inisial AS dan NP, lima warga Kecamatan Sei Rampah, inisial MRP, JRP, IH, DCP dan JS, serta satu orang warga Dolok Merawan, berinisial MG. Kedelapannya menjalani isolasi, di beberapa Rumah Sakit dan mendapat tindakan medis intensif. Kemudian, seluruhnya dinyatakan sembuh, setelah dilakukan prosedur PCR test dua kali berturut – turut dalam rentang 14 hari dan hasilnya negatif,”terang Akmal.

Maka dari itu, sebutnya lagi, total sudah ada 12 orang warga Sergai yang sembuh, setelah lebih dulu tiga warga Dolok Masihul dan satu warga Perbaungan, dinyatakan bebas Covid – 19.

“Sekarang, tersisa empat warga Sergai yang masih menjalani proses penyembuhan di tiga Rumah Sakit berbeda, yaitu, RS GL Tobing Tanjung Morawa, RSUD Deli Serdang di Lubuk Pakam dan RSAL Komang Makes Medan, di Belawan. Kita berharap keempatnya dapat menyusul sembuh dalam waktu dekat,”katanya.

Akmal menyebut, peningkatan angka kesembuhan ini, menyiratkan dua pesan penting. “Pertama, masyarakat bisa memahami jika Covid-19 bisa disembuhkan lewat penanganan medis. Masyarakat jangan menganggap penyakit ini sebagai aib, sehingga tidak mau melaporkan untuk mendapatkan pengobatan. Justru dengan menutup-nutupi kondisi, bisa sangat membahayakan diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, bahkan menjadi ancaman dalam cakupan yang lebih luas,” sebutnya.

“Pesan kedua, masyarakat jangan menganggap Covid-19 sebagai angin lalu. Sudah 17 warga Sergai yang jadi bukti bagaimana dampak dari virus ini. Covid-19 adalah situasi nyata yang mesti dihadapi secara serius. Mari, kita sama-sama jalankan protokol kesehatan dengan disiplin. Protokol kesehatan pada dasarnya bukan hal yang sulit karena siapapun dapat melakukannya. Gunakan masker saat beraktifitas di luar, rajin mencuci tangan dengan cara yang benar, menerapkan jaga jarak atau physical distancing dan menghindari kerumunan,” lanjutnya lagi.

Terakhir, Akmal juga menginformasikan, peta sebaran Covid-19 di Sergai, per 24 Juni 2020 pukul 19.00 WIB, Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang, 32 orang sudah selesai masa pengawasan dan 5 PDP meninggal dunia.

Sedangkan untuk Orang dalam Pemantauan (ODP) selama 14 hari ada 8 (delapan) orang, 783 sudah selesai masa pantau dan meninggal ada 2 (dua) orang. Lalu Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini terdata sebanyak 31 warga.

“Perlu kami tambahkan, sudah hampir 2 minggu sejak terakhir kali terjadi penambahan korban Covid-19 di Kabupaten Sergai. Dan hingga sampai hari ini, belum ada lagi warga Tanah Bertuah Negeri Beradat yang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini tentu berita baik untuk kita semua. Oleh karenanya, kita sama-sama berdoa, berharap dan berusaha agar tidak ada lagi di Sergai yang terjangkit virus ini, hingga masa pandemi berakhir,” tutup Akmal.

 

(ML.hrp/Rls)