Bertemu Kades, Kapolres Sergai Luruskan Hoax UU Cipta Kerja

0
7
Kapolres Sergai luruskan hoax UU Cipta Kerja kepada para Kepala Desa.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Meluruskan hoax UU Cipta Kerja dan dan upaya pencegahan Covid – 19, Kapolres Serdang Bedagai (Sergai), AKBP Robin Simatupang, melakukan sosialisasi dengan para Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Perbaungan dan Pegajahan, Selasa (20/10/2020) lalu, di Wisma Amerta Adolina, Perbaungan.

“Kita disini dalam rangka sosialisaai tentang UU Cipta Kerja kepada para Kepala Desa. Karena hampir rata – rata para pendemo hanya ikut – ikutan dan belum mengetahui isi UU Omnibus Law,”ujar Kapolres.

Kata Kapolres, ada oknum tertentu memprovokasi UU Cipta Kerja dan sengaja membuat hoax.

Padahal, kata Kapolres, UU Cipta kerja dibuat untuk memangkas segala peraturan yang tumpang tindih. UU Cipta kerja dibuat untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja dan sekarang terdapat 2,9 juta penduduk usia kerja baru, katanya.

Terkait 12 berita hoax yakni buruh tidak menerima uang pesangon, dalam UU Cipta kerja pesangon tetap ada. UMP, UMK, dan UMSP dihapus, faktanya UMR tetap ada.

Upah buruh dilakukan berdasarkan waktu dan berdasarkan hasil. Hak cuti tetap diberikan oleh perusahaan, dan outsorching diganti dengan kontrak hidup ini tidak benar, jelas Robin.

Kemudian, outsorching ke perusahaan alih daya tetap dimungkinkan pekerja menjadi karyawan dari perusahaan alih daya.

Tidak ada status karyawan tetap, yang benar karyawan tetap masih ada. Perusahaan tidak bisa mem-PHK secara sepihak, Jaminan Sosial dan kesejahteraan lainnya hilang, namun sebenarnya Jamsos tetap ada.

Status semua karyawan tenaga harian, status karyawan tetap masih ada. Tenaga Kerja Asing bebas masuk,  faktanya tenaga kerja asing tidak bebas masuk, harus memiliki keahlian khusus.

Buruh dilarang protes ancaman PHK, ini merupakan tidak benar. Libur hari raya pada tanggal merah dan tidak ada penambahan cuti, penambahan libur di luar tanggal merah tidak diatur UU.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan pencegahan Covid-19.

“Para Kepala Desa agar membuat desanya menjadi Desa Tangguh dalam penanganan Covid – 19. Terapkan protokol kesehatan di desa, ajak masyarakat selalu patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dalam membuat desa tangguh, agar para Kades melengkapi relawan desa, posko kesehatan Covid-19, serta menciptakan ketahanan pangan di desa, tandas Robin.

Turut hadir, PJU Polres Serdang Bedagai, para Kapolsek, Sekcam Perbaungan, Sri Wahyuni, dan para Kepala Desa.

 

(ML.hrp)