Beranda Sumut Binsar Situmorang Ultimatum Perusahaan Pencemar Lingkungan di Danau Toba

Binsar Situmorang Ultimatum Perusahaan Pencemar Lingkungan di Danau Toba

169
0
Arimo Manurung saat mengangkat karung berisi bangkai ikan dari dasar Danau Toba untuk diperlihatkan kepada Bupati Tobasa, Darwin Siagian yang datang langsung ke lokasi, Kamis (24/1/2019). (Foto/Stg)
Loading...

Buktipers.com – Medan (Sumut)

Pembuangan bangkai-bangkai ikan dalam karung, kemudian ditenggelamkan ke dasar Danau Toba, adalah bentuk pencemaran lingkungan yang bisa membuat kualitas air rusak.

Diduga pembuangan bangkai ikan ini dilakukan oleh PT Aqua Farm Nusantara. PT Aqua Farm Nusantara memiliki Surat Izin Usaha atau pemakaian lingkungannya dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Namun bila terbukti melakukan pencemaran, izinnya bisa dicabut oleh pemerintah provinsi atau daerah tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara, menyebutkan, bahwa nanti setelah dilakukanya penelitian di lapangan, bila terbukti perusahaan tersebut akan bisa mendapatkan sanksi.

Sanksi yang diberikan bisa kemungkinan ringan hanya admistrasi, atau hingga pencabutan izinnya.

Baca Juga!  Ketua HBB dan Ar-Gema PDT Minta Pemerintah Tutup Operasional PT Regal Spring Indonesia di Danau Toba

“Tetapi menyalahi prosedur apalagi yang berdampak merusak lingkungan. Kita bisa mencabut izin lingkungannya. Walaupun itu diberikan dari pusat, karena kita ada undang-undangnya yang berlaku,” ucap Kepala Dinas DLH Pemprov Sumut, Binsar Situmorang, melalui sambungan telepon genggam.

Kemudian, Binsar mengatakan, walaupun mendapatkan izin dari Kementerian, jangan suka-sukanya bisa mengotori atau mencemarkan lingkungan.

“Jangan berarti dia suka-suka walaupun ada izin dari pusat, dia harus konsisten dalam izin yang sudah diberikan,” ucapnya.

Menurut Kepala DLH, Binsar Situmorang, bangkai-bangkai ikan tersebut dapat mencemarkan atau merusak kualitas dari air Danau Toba tersebut. Bila itu sudah terjadi pencemaran lingkungan, pihaknya akan meminta perusahaan dapat mengembalikan kualitas air.

Baca Juga!  Presiden Jokowi Tekankan Pembangunan Pariwisata Danau Toba Terintegarsi

“Airnya menjadi rusak dan tercemar, harus kita lakukan treatment agar dikembalikan semula, apabila sudah tercemar,” ucapnya.

Ketua Komisi D, DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan, bahwa pemerintah melalui Dinas DLH harus bekerja lebih lagi serta melakukan investigasi terhadap temuan bangkai-bangkai ikan tersebut.

“UPT yang menangani pengawasan di Danau Toba, memang mengurusi tentang lingkungan hidup di sana.

Kan sudah menjadi informasi publik, UPT harus melakukan penyidikan lebih lanjut,” ucap Sutrisno Pangaribuan.

Sutrisno juga mengatakan, bila pihak perusahaan membantah telah melakukan pembuangan bangkai ikan ke dasar Danau Toba dengan cara ditenggelamkan, sudah biasa dilakukan oleh orang lain.

“Kalau membantah itu biasalah, nama juga orang Indonesia, siapa yang mau mengaku, selalu menjadi kambing hitam.

Baca Juga!  Promosikan Danau Toba, Gabungan Bikers Sumut dan Alumni 97 SMA Negeri Parapat Akan Gelar Ini

Kalau sudah dapat informasi masyarakat berarti sudah terbukti,” ucapnya.

Sumber : tribunnews.com

Loading...