Beranda Samosir Bocah 9 Tahun Tewas di Kolam Renang Hotel Patra Jasa

Bocah 9 Tahun Tewas di Kolam Renang Hotel Patra Jasa

1084
0
Mayat korban tampak terbujur kaku saat di Rumah Sakit Parapat. (Foto/Stg)
Loading...

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Ramot Banjar Nahor (9), warga Sitahoan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, tewas saat berenang di Kolam Renang Hotel Patra Jasa Parapat, Rabu (1/5/2019), lalu.

Informasinya, keberadaan korban di hotel itu, sedang merayakan Paskah, bersama rombongan Gereja GBIS Nagori Girsang Sipangan Bolon, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Kabar duka itu dibenarkan Guru Sekolah Minggu Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Lasma Ria boru Sinaga, di Nagori (Desa) Girsang Sipangan Bolon Mekar, kepada buktipers.com, Sabtu (4/5/2019), lalu.

Dijelaskan Lasma, sekitar 20 anak sekolah minggu dari GBIS, ditambah anak sekolah minggu dari gereja lainnya, bersama-sama hendak merayakan Paskah, Rabu (1/5/2019), di Hotel Comfort Patra Jasa Parapat.

Baca Juga!  Ini Komentar Anggota DPD RI, Terkait Jembatan Sidua - dua

Namun naas, Ramot tewas saat berenang ketika bersama-sama didalam kolam yang diduga akibat belum mahir berenang.

Masih penuturan Lasma Ria boru Sinaga, sebelum berenang, pihak guru sekolah minggu sudah menyampikan arahan agar anak-anak, khususnya yang belum tahu berenang agar bermain di kolam yang dangkal dan menghindar dari kolam yang dalam.

“Kita rutin dan hampir setiap tahun merayakan Paskah bersama dengan anak sekolah minggu GBIS, di Patra Jasa dan selalu bermain di kolam renang, namun tiba-tiba Ramot (korban) tewas seketika. Diduga akibat mencoba berenang, walaupun belum mahir, “katanya.

Lanjutnya, pihaknya bersama pengawai hotel masih sempat memberikan bantuan hidup dasar, memompa dada korban dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Parapat, menggunakan sepeda motor, namun nyawa korban tetap tidak tertolong lagi.

Baca Juga!  Mengejutkan! Ditemukan Bangunan dan Kapal Tanpa Penghuni di Samosir

Dikatakannya, keluarga sudah memakamkan jasad korban, pada Kamis (2/5/2019), lalu dan ibu korban syok belum menerima kepergian anaknya dan hingga saat ini masih tampak sedih.

“Untuk sementara waktu, orang tua korban sudah diantar ke Tarutung, karena masih sedih dengan kepergian anaknya,” katanya.

Sementara Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno, ketika dikonfirmasi melalui WA-nya membenarkan kejadian tersebut.

(Stg)

Loading...