Beranda Siantar BPBD Sumut Temukan Fakta Mengejutkan saat Pantau Lokasi di Jembatan Sidua-dua

BPBD Sumut Temukan Fakta Mengejutkan saat Pantau Lokasi di Jembatan Sidua-dua

76
0
Alat berat dikerahkan membersihkan badan Jembatan Sidua - dua dari material longsor.
Loading...

Buktipers.com – Simalungun

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara akan melakukan rapat, pada Senin mendatang untuk membahaas mengenai bencana alam yang terjadi belakang hari.

Rapat bukan hanya dihadiri oleh BPBD Sumut, tetapi meliputi Dinas Bina Marga, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa lain di antaranya.

Untuk rapat kali ini, Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis menyampaikan, salah satu yang menjadi pembahasan dalam pertemuan lusa nanti, adalah bencana alam berupa tanah longsor di Jembatan Sidua-dua, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

“Senin kita akan rapat. Jadi kita bahas solusinya di kantor gubernur nantinya. Jadi ini tidak bisa kerja Dinas BPBD atau PU saja. Masing-masing sedang memetakan apa saja masalah yang terjadi di daerah tersebut,” katanya, Sabtu (12/1/2019).

Baca Juga!  Jembatan Sidua - dua Kembali Diterjang Longsor, Ini Himbauan Kapolsek Parapat

Longsor yang terjadi di jembatan Sidua-dua kembali terjadi. Pada Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 14.25 WIB, longsor yang membawa material lumpur dan batu kecil menerjang badan jembatan Sidua-dua.

Menurutnya, beberapa dinas tersebut sudah melakukan pengecekan lapangan untuk kemudian dilakukanya pengkajian yang kemudian dapat menganalisis apa akibat dari bencana tanah longsor tersebut.

“Sudah masing-masing dinas, meliputi kehutanan, lingkungan hidup sudah melakukan penelitian,” ujarnya.

“Pakai drone kita sudah lakukan, diduga ada aktivitas di atas daerah yang longsor tersebut. Aktivitas pertanian dan perkebunan yang ada di atas itu,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan, setelah dilakukannya pemantauan langsung dengan drone, Riadil mengatakan, bahwa pada area atas terjadi longsor ada aktivitas perkebunan. Tetapi dia tidak bisa menyimpulkan langsung, apakah itu ulah tangan manusia, karena masih dugaan sementara.

Baca Juga!  Polres Tanjungbalai Gagalkan 15 Kg Sabu, 2 Pelaku Ditembak Mati

“Kami belum tahu ya siapa yang melakukan itu, apakah masyarakat atau perusahaan ya,” katanya.

Sumber : tribunnews.com

Loading...