BPN Kapuas Hulu Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah untuk Masyarakat  

0
408
Kantor BadanPertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kapuas Hulu menyerahkan ribuan sertifikat tanah kepada masyarakat, Jumat (28/12/2018). Sertifikat yang diserahkan merupakan Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Tanah Program APBN 2018.(foto/ist)

Buktipers.com Kapuas Hulu (Kalbar)

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kapuas Hulu menyerahkan ribuan sertifikat tanah kepada Pemkab Kapuas Hulu, untuk selanjutnya diserahkan kepada warga masyarakat. Penyerahan sertifikat tanah tersebut berlangsung di halaman Kantor Pertanahan Kapuas Hulu, Jumat (28/12/2018).

Ribuan sertifikat yang diserahkan tersebut, merupakan Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Tanah Program APBN 2018.

“Tahun 2018 ini kami menyelesaikan PTSL 6.985 sertifikat dan Redistribusi Tanah 4.500 sertifikat,” kata Handoyo Pramono  Kepala Pertanahan Kapuas Hulu.

Handoyo mengatakan, sertifikat tanah yang diserahkan tersebut terdiri dari sertifikat tanah aset Pemda 36, wakaf 5 sertifikat, dan 5 aset Polri.

“Selain itu sertifikat tanah yang kita serahkan ini ada 11 desa pada 4 kecamatan,” ujarnya.

Lanjut Handoyo, kegiatan pada tahun 2018 itu ada dua program dan program tersebut menjadi yang tercepat dan paling duluan di Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk itu ia berharap kepada penerima sertifikat, agar sertifikat tersebut dipelihara dengan baik, supaya dapat meningkatkan taraf hidup warga masyarakat karena selain sah demi hukum, juga dapat mengangkat harkat dan martabat.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, AM.Nasir mengapresiasi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu, atas prestasinya yang luarbiasa dengan mendapat predikat tercepat se Kalimantan Barat, karena yang pertama menyerahkan sertifikat kepada warga secara massal yang jumlahnya tidak sedikit.

“Saya ucapkan selamat kepada warga empat Kecamatan yang menerima sertifikat tersebut,” katanya.

Menurut Nasir, acara tersebut sangat istimewa, dimana merupakan salah satu upaya untuk mengurangi temuan dari BPK.

“Berdasarkan keterangan yang saya dengar, untuk tahun 2019, BPN Kapuas Hulu akan menargetkan 17.000 sertifikat,” ujarnya.

Nasir pun mengingatkan, sertifikat yang sudah ada tersebut, sedapat mungkin jangan sampai dijual, tetapi tetap dipertahankan agar bisa dijadikan lahan usaha untuk meningkatkan ekonomi.(Bayu)

 

Editor : Maris