Bripka Azizun Amril Siregar Terluka saat Amankan 11 Tersangka Pelaku Narkoba Jenis Sabu

0
1
Polres Labuhanbatu melakukan penindakan narkoba di Kabupaten Labura dan mengamankan 11 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 13,46 gram. Istimewa
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Polres Labuhanbatu melakukan penindakan narkoba di Kabupaten Labura dan mengamankan 11 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 13,46 gram.

Operasi itu dilakukan di beberapa lokasi di Kabupaten Labura yang berlangsung dalam beberapa hari.

“Terkait ungkap kasus narkotika golongan I bukan tanaman, jenis sabu yang berhasil diamankan oleh personil Satres Narkoba.

Pengungkapan para pelaku di Kabupaten Labuhanbatu Utara selama dua pekan dari tanggal 29 September hingga 12 Oktober 2022,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Kamis (13/10/2022).

Pria dengan melati dua dipundaknya ini mengatakan dalam operasi yang digelar beberapa hari ini, pihak Satnarkoba Polres Labuhanbatu mendapat perlawanan dari beberapa tersangka yang sebelumnya diinformasikan terlibat dalam tindak pidana narkotika.

Akibat perlawanan itu, kata orang nomor satu di Polres Labuhanbatu seorang personil Satnarkoba, yakni Bripka Azizun Amril Siregar mengalami luka memar di bagian kepala karena dipukul oleh keluarga dari seorang tersangka.

Pemukulan itu bermula dari provokasi yang dilakukan tersangka agar dirinya tidak turut diamankan saat operasi ini. Meski begitu, keadaan dapat dikendalikan oleh personil yang turun ke lokasi.

Ia mengaku pada tanggal 8 Oktober 2022 Linkungan I Gunting Saga, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura dengan tersangka MI (36) warga Gunting Saga, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura dan JL (41) warga Gunting Saga, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura.

“Satu personil Satres Narkoba Bripka Azizun Amril Siregar mengalami luka memar di kepala karena dipukul oleh masyarakat yang menghalang-halangi pada saat penangkapan terprovokasi oleh tersangka dan keluarganya,” ujarnya.

Walaupun pada saat penggeledahan, kata AKBP Anhar Arlia Rangkuti, didampingi oleh aparat desa, namun tetap masyarakat menghalang-halangi pada saat mengamankan kedua tersangka sehingga atas kejadian tersebut telah dilaporkan dan diproses di Satreskrim Polres Labuhanbatu.

Atas peristiwa pemukulan dan usaha menghalangi itu, Polres Labuhanbatu menegaskan kepada seluruh masyarakat Gunting Saga yang telibat dalam tindak pidana narkotika agar menyerahkan diri.

“Untuk itu diimbau kepada masyarakat terkhusus warga masyarakat Gunting Saga agar menyerahkan diri kepada Satreskrim Polres Labuhanbatu. Apabila tidak menyerahkan diri maka kami tetap melakukan pencarian dan mengamankan para pelaku yang menghalang-halangi tugas Kepolisian dalam melakukan penindakan terhadap pelaku tindak pidana narkotika,” tegas Anhar.

Diketahui, dari operasi ini Polres Labuhanbatu mengamankan barang bukti berupa 13,46 gram sabu dan 11 tersangka yang terlibat dalam tindak pidana narkotika.

Para tersangka, yakni AB (32) warga Jalan Puskesmas, Kelurahan Tanjung Leidong, HA (54) warga Dusun Tanjung Pasir Pekan, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura, DP (20) warga Aek Kota Batu, Kecamatan Na Ix-X, Kabupaten Labura, M (41) warga Dusun Iv Sosopan, Desa Pasang Lela, Kecamatan Na Ix-X Kabupaten Labura, DA (39) warga Dusun Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura, SP (44) Dusun Rombisan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura, AT (43) dan Arh (36) warga Desa Adian Torop, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura, ISS (31) warga Dusun Iv, Desa Lobu Huala, Kecamatan Kualuh Hulu Selatan, Kabupaten Labura, MI (36) dan JL (41) warga Gunting Saga, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura.

Tak hanya narkoba jenis sabu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang ditotal berkisar Rp 6.960.000. Uang itu diamankan dari beberapa tersangka yang diamankan dari berbagai lokasi saat operasi.

“Atas perbuatan mereka, para tersangka terbukti melanggar Pasal 114 Ayat (1) Subs pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tentang Narkotika dengan Hukuman Penjara Selama 15 Tahun,” pungkasnya.

 

Sumber : tribunnews.com