Bukan Hanya Menyekat Pemudik, Polisi Juga Lakukan Tes Urine bagi Pengendara

0
264
4 orang supir, urinnya positif mengandung zat metamfetamine dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/LB dan Polisi Militer melakukan penyekatan, mengantisipasi pemudik menjelang hari raya Idul Fitri.

Aparat bukan hanya menyekat pemudik, polisi dan petugas kesehatan juga melakukan tes urine terhadap pengendara dan kernet kendaraan umum yang melintasi Jalinsum Labuhanbatu Selatan (Labusel) – Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, menurunkan 41 personel gabungan untuk melakukan penyekatan dan tes urine pengendara di Kotapinang Labusel, Jumat (7/5/2021) sore.

Personel terdiri dari 12 anggota Satuan Reserse Narkoba, 4 Satlantas, 4 Satintelkam dan 4 urusan kesehatan (Urkes), 12 anggota Polsek Kotapinang dan 4 personel Kodim dipimpin Kasat Reserse Narkoba, AKP Martualesi Sitepu.

“Sebanyak 50 awak kendaraan yang melintas dari Jalinsum Kotapinang dites urine. Hasilnya, 4 orang urinnya positif mengandung zat metamfetamine dan tidak dapat melanjutkan perjalanan,”sebut Kasat Resnarkoba, Martualesi Sitepu kepada sejumlah wartawan, melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (7/5/2021) malam.

Katanya, 4 sopir kendaraan umum dimaksud berinisial AJS (31), NNP (19), FS (36) dan KP (27), hingga saat ini masih diperiksa tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu.

“Mereka masih dimintai keterangan dalam berita acara interogasi untuk mengetahui dari mana sumber narkoba yang disalahgunakan,” sebut Kasat Resnarkoba.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan bersama Dandim 0209/LB, Letkol Asrul Kurniawan Harahap dan unsur pimpinan daerah Labusel, memantau penyekatan pemudik dan tes urine pengendara kendaraan umum yang disetop.

“Ini merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah yang melarang warga mudik Idul Fitri tahun ini untuk mengantisipasi klaster virus corona seusai lebaran,”sebut Deni Kurniawan.

Menurut Kapolres, masyarakat dan semua pihak harus belajar dari peristiwa yang terjadi di India. Lonjakan penyebaran corona di India setelah perayaan ritual keagamaan di Sungai Gangga.

“Kami mengimbau dan mengajak warga se Labuhanbatu Raya, merayakan Idul Fitri di rumah masing-masing dan kita tunda mudik untuk kesehatan dan keselamatan. Untuk silaturahmi dengan orangtua dan keluarga bisa bertelepon atau video call,” ujarnya.

Setelah tes urine terhadap pengendara, Kapolres, Dandim, Uspida Labusel dan rombongan meninjau Pos Pengamanan Idul Fitri, di perbatasan Sumut-Riau.

 

(Syafii Harahap)