BUMDes Sinar Timur Desa Tempirai Timur Dipertanyakan Warga

0
274
Depot cetak batako BUMDes Sinar Timur. (Foto/Yupantri/Tim)
Dijual Rumah

Bukptipers.com – PALI (Sumsel)

Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Tempirai Timur, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, dari tahun 2016 hingga 2019, dipertanyakan warga.

Pasalnya, masyarakat belum tahu usaha apa saja dan dimana lokasi usahanya.

Dikatakan warga Desa Tempirai Timur yang identasnya tidak mau dipublikasikan,  mengaku tidak tahu, usaha apa saja yang dikelolah dan lokasinya dimana saja,  serta berapa dana yang diperuntukan permodalan usaha tersebut.

“Memang dulu kita pernah tahu, ada usaha budidaya jamur tiram dan usaha pembuatan batako, tapi itu tidak tahu usaha BUMDes atau bukan ? Dan sudah tidak beroperasi lagi. Sehingga menjadi buah bibir di kalangan masyarakat desa, dan manfaat BUMDes tidak kelihatan dalam pemberdayaan masyarakat dan hasilnya diduga dimanfaatkan untuk kepentingan orang tertentu, “kata sumber kepada awak media ini.

Sementara M Yunus Usman, Kepala Desa Tempirai Timur yang sudah dua periode menjabat Kepala Desa, dikonfirmasi via ponsel, Sabtu (29/6/2019) lalu, menjelaskan, bahwa kegiatan BUMDes Sinar Timur Desa Tempirai Timur, ada tidak fiktif. Mengenai usaha yang dikelolah yaitu,”usaha cetak batako, dan usaha simpan pinjam. Untuk lebih jelas, bisa dikonfirmasi ke ketua pengelolah BUMDes Sinar Timur, saudara Hayatudin, “katanya.

Hasil usaha depot cetak batako BUMDEs Sinar Timur. (Foto/Yupantri/Tim)

Disinggung besaran permodalan usaha BUMDes Sinar Timur,  Timur, Kades tidak memberikan jawaban.

Kades hanya menyarankan awak media untuk konfirmasi kepada ketua pengelolah BUMDes saja, untuk mendapat info yang akurat.

Ia hanya menyangkal kalau ada tudingan masyarakat pengelolaan usaha BUMDes diduga fiktif,  itu tidak benar.

Sementara itu, Ketua BUMDes Sinar Timur, Hayatudin,  sata dihubungi lewat HP, Rabu (3/7/2019) lalu, mengatakan, usaha BUMDes Sinar Timur, yautu usaha cetak batako, usaha simpan pinjam, dan usaha pertamini.

Masih kata Hayatudin, dari tiga usaha itu, usaha cetak batako dan pertamini  masih beroperasi. Namun diakuinya, usaha simpan pinjam sudah distop karena banyak anggota yang macet angsuran pinjaman.

Hasil investigasi awak media di lokasi BUMDes Sinar Timur dan saat berbincang kepada salah seorang warga yang sedang berada di seputaran lokasi cetak batako, mengatakan, bahwa usaha cetak batako ini baru beberapa hari ini mulai beroperasi lagi,  setelah vakum hampir satu tahun.

 

(Yupantri/Tim)