Buntut Tuduh Brigjen TNI Subagyo Mencuri HP iPhone, AKBP Iwan Diperiksa Mabes Polri

0
129
Saat anggota polisi berpangkat AKBP menuduh Jenderal TNI mencuri HP di Hotel . Tangkapan layar video di youtube.com
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan

AKBP Lalu Muhammad Iwan menuduh Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya mencuri ponsel merek iPhone miliknya. Dan ternyata salah.

Atas kasus ini, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan sudah melakukan pemeriksaan terhadap AKBP Lalu Muhammad Iwan dan akan melakukan tindakan tegas.

“Ada tindakan arogan oknum Pamen Polri di Cilacap terhadap seorang perwira tinggi TNI. Kami telah melakukan pemeriksaan dan akan kami bawa ke sidang disiplin maupun kode etik,” kata Irjen Muhammad Iqbal dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, seperti yang disiarkan dalam Kompas TV, Selasa (11/6/2019).

Dia mengatakan tidak hanya oknum tersebut, namun akan menindak tegas seluruh anggotanya yang bertindak arogan.

Video oknum perwira menengah Polri bersitegang dengan oknum perwira tinggi TNI AD itu kemudian viral. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah hotel pada saat Ramadhan 1440 H/2019 lalu.

Hingga Selasa (11/6/2019), AKBP Lalu Muhammad Iwan berurusan dengan Propam Mabes Polri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Saya kira pemeriksaan ini nanti akan betul-betul memberikan petunjuk terkait pelanggaran-pelanggaran etika sopan santun dan sebagainya,” kata Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2019).

Asep menyebut status AKBP Lalu Muhammad Iwan sudah sebagai terperiksa.

“Tentunya sebagai aparat penegak hukum, dalam konteks hal seperti itu juga harus dikuatkan dengan berbagai alat bukti,” kata Kombes Asep.

Dengan adanya kejadian ini, akan menjadi perhatian khusus bagi para Pamen Polri. Terlebih, ini sudah dinilai langsung oleh pimpinan Polri.

“(Statusnya terperiksa) ya. Saya kira pimpinan juga sudah memberikan penilaian bahwa kasus ini menjadi perhatian Pamen Polri. Tentunya tidak seperti itu menyikapi persoalan yang dihadapi,” kata Asep.

Berikut kisah selengkapnya dan jangan sekali-kali ada yang meniru.

Sebuah insiden tak menyenangkan terjadi di Hotel Atrium, Jalan S Parman, Sidanegara, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Insiden ini melibatkan perwira tinggi TNI AD vs perwira menengah Polri.

AKBP Lalu Muhammad Iwan merupakan Kasubbag Renops Wil Ro Binops SOPS Polri sedangkan Brigjen TNI Subagyo menjabat sebagai Direktur Peralatan TNI AD.

AKBP Lalu Muhammad Iwan menuduh Brigjen TNI Subagyo mengambil handphone atau HP merk iPhone miliknya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (3/6/2019), sekitar pukul 04.15 WIB, lalu diabadikan melalui video.

Brigjen TNI Subagyo dan AKBP Lalu Muhammad Iwan (Istimewa)

Berikut selengkapnya

Sebuah insiden tak menyenangkan terjadi di Hotel Atrium, Jalan S Parman, Sidanegara, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Insiden ini melibatkan perwira tinggi TNI AD vs perwira menengah Polri.

AKBP Lalu Muhammad Iwan merupakan Kasubbag Renops Wil Ro Binops SOPS Polri sedangkan Brigjen TNI Subagyo menjabat sebagai Direktur Peralatan TNI AD.

AKBP Lalu Muhammad Iwan menuduh Brigjen TNI Subagyo mengambil handphone atau HP merk iPhone miliknya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (3/6/2019), sekitar pukul 04.15 WIB, lalu diabadikan melalui video.

Video ini viral setelah dibagikan pengelola channel YouTube Muhamad Solihin.

Kronologinya

Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, insiden ini bermula saat Brigjen TNI Subagyo bersama keluarga selesai melaksanakan makan sahur di restoran hotel.

Sedangkan AKBP Lalu Muhammad Iwan baru datang dan duduk di kursi berbeda.

Sebelum mengambil makanan untuk makan sahur, AKBP Lalu Muhammad Iwan menaruh handphone iPhone-nya di meja.

Setelah itu, AKBP Lalu Muhammad Iwan kembali ke meja makan, namun tak melihat handphone miliknya.

Tiba-tiba dia curiga kepada keluarga Brigjen TNI Subagyo.

Sontak dia langsung mengejar dan menahan laju Brigjen TNI Subagyo dan keluarga.

Dia menuduh handphone-nya diambil Brigjen TNI Subagyo, bahkan AKBP Lalu Muhammad Iwan menggeledah saku Brigjen TNI Subagyo dan keluarga.

Setelah tak ditemukan, AKBP Lalu Muhammad Iwan meminta bantuan karyawan hotel untuk menelpon nomor di handphone-nya.

Terungkap, rupanya, AKBP Lalu Muhammad Iwan setelah mengambil makan sahur, kembali ke meja yang salah, bukan di meja tempatnya menaruh handphone.

Minta maaf secara lisan dan tertulis

Akibatnya, AKBP Lalu Muhammad Iwan meminta maaf kepada Brigjen TNI Subagyodan keluarga.

Tak hanya meminta maaf lisan, dia juga meminta maaf secara tertulis  di atas kertas bermaterai.

Dalam surat pernyataan tersebut, AKBP Lalu Muhammad IwanI mengaku salah telah menuduh Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya mencuri handphone merek  iPhone miliknya.

Ia juga meminta maaf lantaran sempat menahan dan melakukan penggeledehan terhadap saku dan tas milik keluarga Brigjen TNI Subagyo.

Padahal, iPhone miliknya tidak diambil oleh keluarga Brigjen TNI Subagyo, melainkan tertinggal di meja makan.

Ia mengaku salah menaruh HP hingga menduga dicuri oleh keluarga Brigjen TNI Subagyo.

“Atas kejadian kesalahpahaman tersebut di atas, saya atas nama pribadi dari lubuk hati yang paling dalam menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Brigjen TNI Subagyo dan keluarga,” kata AKBP Lalu Muhammad Iwan dalam surat pernyataan yang ditandatanganinya.

Menurutnya, surat pernyataan ini sekaligus sebagai bukti bahwa tuduhannya tidak terbukti.

 

Sumber : tribunnews.com