Beranda Lintas Provinsi Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pentingnya Saling Bersinergi

Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pentingnya Saling Bersinergi

100
0
Rapat rutin Pemerintah Kampung /Desa, di Aula Setdakab Aceh Tamiang, di Karang Baru, Kamis (13/6/2019).
Loading...

Buktipers.com – Aceh Tamiang (Aceh)

Bupati Aceh Tamiang, H Mursil, menegaskan pentingnya saling bersinergi. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat rutin Pemerintahan Kampung, di Aula Setdakab Aceh Tamiang Karang Baru, Kamis (13/6/2019), lalu.

“Kita semua harus membangun komunikasi agar ada sinergitas, harus satu bahasa. Kalau ada kebijakan Datok Penghulu yang benar, maka Camat dan Bupati harus mendukung, begitu juga sebaliknya. Tujuan dari rapat ini, salah satunya untuk menjelaskan kebijakan-kebijakan Pemerintah,”tegasnya pada peserta rapat.

Dalam rapat tersebut, Bupati meminta semua pihak, agar solid, dan membangun komunikasi serta saling bersinergi, khususnya dalam memajukan Kabupaten Aceh Tamiang atau Bumi Muda Sedia.

Rapat diikuti Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, Ketua DPRK, Fadlon, Sekretaris Daerah, Basyaruddin, para Asisten Setdakab Aceh Tamiang, para Camat, Kepala Mukim serta Datok Penghulu dalam Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga!  2 Pelajar SMP Nekat Beraksi di Showroom Sepeda Motor dan Kantor Camat

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) PMKPPKB, Tri Kurnia, dalam rapat tersebut, menyampaikan laporannya terkait adanya 17 Kampung (desa) yang sampai saat ini belum melakukan pencairan dana desa.

Terkait hal itu, lanjut Tri,  pihaknya akan membantu untuk memfasilitasi pencarian dana desa terhadap kampung-kampung yang belum melakukan pencairan tersebut.

Kadis PMKPPKB, Drs. Tri Kurnia juga memaparkan, bahwa masing – masing kampung saat ini sedang berlangsung proses pendataan oleh perangkat kuesioner Indeks Desa Membangun.

Tri berharap, para Datok Penghulu (Kades)  dapat kooperatif dalam membantu pendamping desa yang akan melakukan pendataan.

Menurutnya,  hal itu bertujuan untuk mengukur kemajuan di setiap kampung yang telah menerima dana desa, apakah nantinya termasuk dalam desa mandiri, maju, atau masih tahap tertinggal.

Baca Juga!  Bupati Aceh Tamiang Copot Datok Bandung Jaya, Diduga Meninggalkan Tugas Tanpa Kabar

Menanggapi masalah pencairan dana desa, Bupati Aceh Tamiang, H Mursil, meminta nanti DPMKPPKB  untuk membantu kampung/Desa  yang belum melakukan pencairan.

“Sesuai dengan instruksi Gubernur Aceh, bahwa dana yang telah dikirim agar segera disalurkan ke kampung/desa  agar terhindar dari sanksi,”ujar Bupati Mursil.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mursil mengungkapkan terkait masih adanya sekitar 13.000-an orang lagi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Bupati meminta agar semua aparatur dan dinas terkait, agar dapat memenuhi tenggat waktu yang diberikan Kemendagri sampai tanggal 30 Juni 2019 mendatang, agar perekaman tersebut bisa diselesaikan.

Menurutnya, akibat masih adanya 13.000 jiwa yang belum melakukan perekaman e-KTP,  membuat Dana Insentif Daerah (DID) yang akan ditarik ke daerah terhambat, karena itu merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Kemendagri memberikan tenggat waktu untuk menyelesaikan perekaman sampai 30 Juni 2019 mendatang agar dapat diselesaikan, tutupnya.

Baca Juga!  Bupati : Dinas Syariah Islam dan Dinas Pendidikan Dayah Tetap Bersinergi dengan Kemenag

(Tarmizi Puteh/Humas Setdakab Tamiang)

Loading...