Beranda Hukum Bupati Apresiasi Kinerja Polda Sumut ‘Geledah’ Kantor DPRD Tapteng  

Bupati Apresiasi Kinerja Polda Sumut ‘Geledah’ Kantor DPRD Tapteng  

60
0
Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat tiba di lokasi gedung DPRD Tapanuli Tengah, Selasa (4/12/20)18).(foto/job
Loading...

Buktipers.com-Tapteng (Sumut)

Penyidik Tipikor Polda Sumatera Utara menggeledah Kantor DPRD Tapanuli Tengah dan enam ruangan lainnya, Selasa siang (4/12/2018).

Dengan bersenjata lengkap Tim Tipikor Polda Sumut itu didampingi personil kepolisian dari Polres Tapteng, untuk mengamankan lokasi yang menggeledah hampir tiap sudut ruangan.

Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat  tiba di lokasi gedung DPRD Tapanuli Tengah  menyatakan, bahwa tugas penggeledahan itu adalah hak dari pihak Kepolisian yang harus dihormati dan patut kita apresiasi.

“Tugas pimpinan ini tentunya Ketua, Wakil Ketua, itu membuat Surat Perintah Tugas (SPT) bukan SPPD. Kalau SPPD masing-masing anggota dewan tinggal mengambil uangnya, jadi ada kekeliruan seolah – olah Ketua Dewan yang harus bertanggungjawab, itu namanya Hoaks,” kata Bakhtiar.

Baca Juga!  Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Bocah Korban Tersiram Air Panas

Dikatakan Bakhtiar, yang membilangkan itu tidak mengerti aturan. Pimpinan itu hanya membuat  SPT, karena Ketua Dewan tidak ada, maka Wakil Ketua Dewan lah yang membuat itu. Jadi seolah-olah jadi mereka inilah yang disalahkan.

“Keberangkatan itu juga saya sampaikan bukan kolektif, seolah-olah sekali berangkat itu sebanyak 35 orang itu bohong. Itu bisa per Fraksi, bisa per Komisi, bisa per orang dan bisa global. Jangan dibilang menginap di hotel yang sama, apalagi sama si AR, soalnya rumah saya ada di Medan,” jelas Bakhtiar mantan Ketua DPRD Tapteng tersebut.

Masih sambung Bakhtiar, dirinya semasa duduk menjadi Ketua Dewan di DPRD tugasnya hanya membuat SPT, dan itupun bisa diwakili oleh Wakil Ketua DPRD tentunya. Jadi tidak ada kewajiban harus pergi sama-sama tidur di Hotel yang sama kecuali Bimtek.

Baca Juga!  Menyikapi Aksi Teror di Tanah Air, Ini Yang Dilakukan Polsek Silat Hulu

“Jadi kalau kita ada persoalan hadapi saja, datang baik-baik gak usah pergi kemana-mana, tak usah saling menyalahkan yang namanya SPPD atau perjalann Dinas itu masing-masing di ambil uangnya oleh Anggota Dewan, siapa yang ngambil dialah yang bertanggung jawab,” terang Bakhtiar.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Tapteng Dodi Nainggolan juga menerangkan, diduga dua Tersangka akan nyusul. “Mereka berdua tetap akan di proses, jika dalam beberapa hari ini mereka tidak datang mereka dianggap DPO,” kata Dodi.(Job Purba)

 

Editor : Maris

Loading...