Bupati Asahan Buka Suara soal Kritik Mahasiswa Tolak Rehab Rumdin Rp 2,2 M

0
1
Aksi mahasiswa memblokir jalan meminta pembatalan rencana renovasi rumah dinas Bupati Asahan. (Perdana Ramadhan/detikcom)
Dijual Rumah

Asahan, buktipers.com – Bupati Asahan H Surya akhirnya buka suara menjawab kritik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) terkait biaya rehab rumah dinas bupati senilai Rp 2,2 miliar. Disebutkan anggaran tersebut telah disahkan dan telah dilaporkan ke provinsi hingga Kemendagri.

“Jadi Pak Bupati menyampaikan begini ke mahasiswa, terkait anggaran rehab rumah dinas ini kan sudah disahkan dan melalui mekanisme juga usulannya sudah masuk lewat paripurna, lalu dilaporkan ke Provinsi hingga ke Kementerian Dalam Negeri,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan Syamsudin dikonfirmasi wartawan, Senin (21/3/2022).

Syamsudin melanjutkan Pemkab Asahan tak mungkin menuruti aspirasi mahasiswa untuk membatalkan anggaran rehabilitasi rumah dinas tersebut. Namun terkait hal ini, Bupati disebut akan melakukan koordinasi oleh beberapa pihak terkait.

“Sebab, kalau dibatalkan sepihak, ini bisa jadi temuan, tidak bisa ditabrak atau dialihkan. Namun terkait hal ini Pak Bupati juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait,” jelas Syamsudin.

Syamsudin juga menegaskan Bupati Asahan tidak antikritik. Ia meminta siapa pun yang memberikan masukan bagi kemajuan Pemkab Asahan di bawah kepemimpinannya dengan cara yang sportif.

“Kalau mau menyampaikan aspirasi yang sportif, beliau mau dikritik. Silakan mau menyampaikan pendapat bisa kirim surat minta audiensi,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua IMM Asahan Yogi Ginting mencoba memaklumi jawaban Pemkab Asahan. Meski demikian, pihaknya akan mempelajari apakah memang benar rencana rehab rumah dinas tersebut tidak bisa dibatalkan atau dialihkan.

“Kalau kami mendengar jawaban itu sifatnya ingin mempelajari dulu, betul nggak itu bisa dibatalkan. Karena memang nggak rasional itu di tengah pandemi dan infrastruktur jalan di Asahan yang masih banyak rusak Pemkab malah gelontorkan uang rakyat Rp 2,2 miliar untuk rehab rumah dinas atau bangun istana,” kata Yogi.

Mahasiswa di Asahan, Sumatera Utara (Sumut), melakukan unjuk rasa dengan memblokade Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di depan kantor DPRD Asahan. Mereka menolak renovasi rumah dinas Bupati Asahan.

Aksi dilakukan bertepatan dengan rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Asahan dalam rangka hari ulang tahun Kabupaten Asahan ke-76, Selasa (15/3/2022). Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pembatalan renovasi rumah dinas Bupati senilai Rp 2,2 miliar.

Mahasiswa berorasi menyampaikan aspirasinya di luar pagar kantor DPRD Asahan. Massa aksi tak dibolehkan masuk ke gedung DPRD.

Merasa diabaikan, mahasiswa kemudian mencari perhatian dengan melakukan blokir Jalan Lintas Sumatera hingga mengakibatkan kemacetan panjang.

 

Sumber : detik.com