Bupati Langkat Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia, Dijerat Pasal Berlapis

0
2
Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak saat menyampaikan status tersangka terhadap Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin (TRP) dalam kasus kerangkeng manusia. (Foto: ist)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Polisi akhirnya menetapkan status tersangka terhadap Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin (TRP) dalam perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO) praktik kerangkeng manusia di rumahnya.

Penetapan status ini usai penyidik melakukan gelar perkara pascapemeriksaan kedua di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, telah berkordinasi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Termasuk dalam penerapan pasal yang dijeratkan.

“Hari ini penyidik sudah melakukan gelar perkara dan menetapkan saudara TRP selaku orang atau pihak yang memiliki tempat dan bertanggung jawab terhadap tempat tersebut ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya, Selasa (5/4/2022).

Dia menjelaskan, TRP dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 2, Pasal 7 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO serta Pasal 333, Pasal 351, Pasal 352 dan Pasal 353 tentang penganiayan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Kemudian Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan di tempat umum.

“Semua pasal itu diterapkan kepada tersangka TRP lalu dijunctokan dengan Pasal 55 Ayat 1 ke 1 dan ke 2 KUHP,” kata Kapolda.

 

Sumber : iNews.id