Bupati Simalungun Buka Pesta Budaya Rondang Bittang ke-33

0
213
Bupati Simalungun, JR Saragih, di dampingi Wakil Bupati, Amran Sinaga, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, saat mengikuti pesta budaya Rondang Bittang yang ke-33.
Dijual Rumah

Simalungun, buktipers.com – Bupati Simalungun, JR Saragih, di dampingi Wakil Bupati, Amran Sinaga, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, resmi membuka pesta budaya Rondang Bittang yang ke-33.

Kegiatan budaya akbar ini, di pusatkan di kota pariwisata pantai bebas, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Sumatera Utara, mulai hari Kamis – Sabtu (19-21 September 2019).

Bupati  Simalungun, JR Saragih, mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten Simalungun atas kerja samanya, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana. dengan tujuan membangun kawasan Danau Toba.

Kita boleh berbeda agama, dan kita boleh berbeda suku, namun kita satu tujuan untuk memajukan kawasan Danau Toba, katanya.

JR Saragih juga menyanpaikan” Sebagai pemimpin di Kabupaten Simalungun, saya tidak pernah memaksakan orang Tapanuli, menjadi orang Simalungun. Tapi saya mengajak, seluruh masyarakat Simalungun untuk melestarikan budaya Simalungun. Supaya orang lain mengenal, bagaimana sesungguhnya budaya adat Simalungun. Tentu melalui kegiatan budaya ini, orang mengetahui, bahwa Simalungun itu adalah budaya yang lembut. Tentu, inilah yang kita lestarikan kembali, khususnya di Kabupaten Simalungun ini,”ucap Bupati Simalungun.

“Kita memang harus mengakui, bahwa kita banyak meninggalkan budaya kita, khususnya soal pakaian-pakaian adat. Semoga dengan pesta budaya ini, kita masyarakat Simalungun, bisa mengenal kembali budaya leluhur kita dan harus kita lestarikan kembali, “kata JR Saragih.

Pesta Budaya Rondang Bittang ini, merupakan pesta budaya rakyat Simalungun yang setiap tahunnya dilaksanakan.

Tujuannya, untuk menggali seni dan budaya tradisional Simalungun dan memasyarakatkan budaya adat Simalungun, khususnya kepada generasi muda, pelajar, mahasiswa, tourist domestic dan manca negara.

Penampilan marching band di acara pembukaan pesta budaya Rondang Bittang yang ke-33.

Pesta Rondang Bittang dilaksanakan, setelah marpariama (pasca panen) sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan, Maha Pencipta atas keberhasilan hasil panen yang didapat.

Dan pesta ini, diikuti 33 Kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun.

Pesta ini, juga biasa diprakarsai oleh muda-mudi kampung secara bergiliran.

Artinya, apabila muda-mudi salah satu kampung melaksanakan Pesta Rondang Bittang, mereka akan mengundang muda-mudi kampung lain yang berdekatan dengan kampung tersebut, untuk sama-sama bersukaria (marmalasni uhur) pada pesta tersebut.

Acara yang ditampilkan tidak terikat, mereka saling bernyanyi, menari, bertenun (martonun), berpantun (maruppasa) dan memainkan alat musik tradisional Simalungun (manggual, marsulim,marsordam, dll) dan olahraga tradisional Simalungun (Margalah, Mandihar, Marjalekkat, Marlittun,Margul-gul, dll).

Pada acara ini, muda-mudi saling menunjukan keahlian masing-masing untukmenarik perhatian lawan jenis.

Dan melalui Pesta Rondang Bittang ini diharapkan terjalin komunikasi asmara antar kaum muda-mudi (Anak Boru Garama – ABG) hingga kejenjang pernikahan.

Kegiatan yang di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun ini, juga diharapkan dapat mendukung program Presiden Jokowi, yaitu menjadikan kawasan Danau Toba, sebagai destinasi pariwisata internasional.

(Stg)