Bupati Tapteng Diteror OTK, Diduga karena Kasus Penipuan CPNS K2

0
210
Bupati Tapteng, Bahktiar Ahmad Sibarani, memberikan keterangan kepada wartawan terkait teror orang tak dikenal (OTK), lewat telepon. (Foto/Job Purba)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bahktiar Ahmad Sibarani, mengaku  mendapat teror  dari orang tak dikenal (OTK), lewat telepon.

Hal ini terjadi saat kasus  penipuan CPNS K2, dengan terdakwa Raja Bonaran Situmeang (RBS), bergulir beberapa Minggu ini, di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga.

“Saya pernah diancam dan diteror dari oknum OTK,” kata Bakhtiar saat ditemui di Kantor Bupati, Senin (4/3/2019).

Bupati menjelaskan, kalau ancaman itu diterimanya dari telepon.

Dari balik telepon, dan saya menjelaskan terkait aksi unjuk rasa tenaga guru honorer, ujarnya.

“Beberapa bulan yang lalu, ada aksi unjuk rasa dari tenaga guru honorer. Dari tuntuntannya, mereka meminta agar uang yang diserahkan kepada beberapa oknum dapat dikembalikan,” jelas Bakhtiar.

Setelah menjelaskan aksi unjuk rasa tersebut, kata Bakhtiar, dari balik seluler, dia meminta agar oknum yang menerima uang dari masyarakat dapat dikembalikan.

“Saya diancam akan dilaporkan ke KPK, ya saya jawab, silahkan saja laporkan. Kita ini sudah tua, gak baik menambah dosa, pulangkan saja uang itu,” kata Bakhtiar menjawab oknum OTK tersebut.

Bakhtiar pun meminta kepada masyarakat yang menjadi korban penipuan CPNS K2 agar tidak takut melaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Ketika saya jadi anggota DPRD, sudah banyak laporan yang saya terima dari masyarakat. Mereka mengaku korban penipuan CPNS,” ucap Bahktiar.

Selain itu, dirinya berharap kepada orang-orang yang terlibat kasus penipuan CPNS K2 dapat bertanggungjawab.

“Kepada kroni-kroni RBS, sikat gigi dan kumur-kumur dulu sebelum berbicara. Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak takut diancam,” tegas Bupati muda ini  pada awak media.

(Job Purba)