Bupati Tapteng Sebut ada Perdagangan Manusia, Minta Polisi Proses Pemilik Kafe  

0
334
Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani terlihat marah di hadapan sejumlah perempuan rawan sosial dan seorang pemilik kafe yang dibariskan di halaman Kantor Satpol PP daerah itu, Selasa (20/11/2018).(foto/job)
Dijual Rumah

Buktipers.com-Tspteng (Sumut)

Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani terlihat marah di hadapan sejumlah perempuan rawan sosial dan seorang pemilik kafe yang dibariskan di halaman Kantor Satpol PP daerah itu,  Selasa (20/11/2018).

Penertiban yang sudah kerap dan berkali-kali dilakukan petugas Satpol PP Tapteng, sepertinya tidak memberi efek jera bagi perempuan rawan sosial terutama pemilik kafe.

Di hadapan sejumlah perempuan yang terjaring razia, Bupati Tapteng itu benar-benar terlihat marah, terutama terhadap seorang perempuan yang diduga sebagai pemilik kafe.

“Kamu yang punya kafe kan? Kamu harus tanggungjawab!  Adukan karena ini menjual perempuan, kita lihat siapa di belakangnya,” tegas Bupati.

Kemarahan Bakhtiar pun memuncak setelah mengetahui satu di antara yang diamankan merupakan pemilik kafe berinisial JHN.

“JHN ini diperiksa saja, karena diduga memperdagangkan manusia,” kata Bakhtiar.

Dari pengakuan perempuan itu, DN yang merupakan adik salah satu anggota legislatif di daerah itu, juga disebut-sebut sebagai sosok yang membawa para perempuan itu dari luar daerah.

“Kalian bicara jujur saja, jangan berbohong. Jangan muka sedih tapi otak kotor. Gara-gara kalian banyak keluarga bertengkar sama suaminya, catat ya, mereka yang sebut nama DN, dia itu adeknya anggota dewan, mohon pak polisi agar ini didalami dan diproses hukum,” tuturnya.

Bupati Tapteng dengan tegas menyatakan bahwa untuk para pengedar dan penggunaan Narkoba di Tapteng tidak ada ampunan.

“Kalian merusak Tapteng ini, saya bukan tak punya empati dan rasa sosial, tapi kalianlah yang merusak rasa sosial itu!” kata Bakhtiar nada tinggi.(Job Purba)

 

Editor : Maris