Beranda Parawisata Bupati Tobasa Ajak Masyarakat Sigapiton Berdialog demi Membangun Kawasan Danau Toba

Bupati Tobasa Ajak Masyarakat Sigapiton Berdialog demi Membangun Kawasan Danau Toba

180
0
Bupati Tobasa, Kapolres, Pihak BPODT saat menggelar pertemuan dengan masyarakat.
Loading...

Toba Samosir, buktipers.com – Terkait polemik  pembukaan jalan Kaldera Toba, di Dusun Sileang-leang, Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, yang sempat dihadang puluhan masyarakat, pada Kamis (12/9/2019), lalu, disikapi pihak Pemkab Tobasa.

Oleh Bupati Tobasa, Darwin Siagian, langsung mengundang masyarakat yang ‘protes’ atas pengerjaan pembukaan jalan itu, untuk duduk bersama, pada Minggu (15/9/2019) mendatang, di Aula Kecamatan Lumban Julu.

Sehingga diharapkan agar permasalahannya jelas (clear).

Hal itu disampaikan Bupati Tobasa, Ir Darwin Siagian, didampingi Kapolres Tobasa, AKBP Agus W, serta Direktur Pelaksanaan Badan Otorita Danau Toba (BODT), Ari Prasetyo kepada sejumlah Tokoh Adat, Tokoh Agama dan masyarakat Desa Sigapiton, di Dusun Sileang-leang, Jumat  (13/9/2019).

Baca Juga!  Pemuda Ini dan Barang Bukti Sabu Diamankan Polsek Bosar Maligas

“Kita akan mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat dari tiga desa, yakni, Sigapiton, Pardamean Sibisa dan desa Motung, yang berdekatan dengan Kaldera Danau Toba. Mudah-mudahan, pertemuan ada kesepakatan, sehingga program pemerintah, dalam rangka pembangunan Otorita Danau Toba, berjalan sesuai dengan harapan,” katanya.

Darwin mengatakan, alat berat yang sempat bekerja membuka jalan Kaldera Toba, di Sigapiton, sudah ditarik dari lokasi kegiatan dan tidak melakukan aktifitas hingga Minggu (15/9/2019) sore.

Harapan kita, ada solusi terbaik, sehingga pengerjaan pembukaan jalan Kaldera Toba dan fasiltas penunjang kepariwisataan tersebut, dapat berjalan dengan baik. “Kita menunggu hasil kesepakatan pada Minggu sore,” ungkap Darwin.

Sementara, Kapolres Tobasa, AKBP Agus W, mengapresiasi masyarakat Desa Sigapiton dan Pardamean, yang telah setuju untuk hadir dalam pertemuan, pada Minggu (15/9/2019) sore mendatang. Yaitu duduk bersama mengambil kesepakatan, terkait  kelanjutan pembangunan jalan Kaldera Toba, di Sigapiton, katanya.

Baca Juga!  Presiden Jokowi Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah bagi Warga Kawasan Danau Toba

Menurut Agus, umumnya masyarakat Desa Sigapiton dan Pardamean, mendukung program pemerintah, hanya saja perlu pendekatan kepada masyarakat.

“Kita akan coba memediasi dan kita berharap masyarakat mendukung kehadiran BPODT. Kita optimis, bahwa hasil kesepakatan akan mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Direktur BPODT, Arie Prasetyo menyampaikan, bahwa kehadiran BOPDT, di kawasan Danau Toba, tidak lain hanya membangun Danau Toba dan menjadikan kawasan Danau Toba, sebagai Destinasi Pariwisata berkelas internasional dan diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, menjadi lebih baik lagi

Arie Prasetyo juga mengatakan “dengan adanya pembangunan fasilitas kepariwisataan di desa ini, tentu hal itu sangat baik kepada masyarakat sekitar dan pastinya berdampak ke-perekonomian masyarakat sekitar,”ungkapnya.

Baca Juga!  Kampanyekan Cuci Tangan Pakai Sabun, Ketua TP PKK Asahan Sambangi PAUD Pelangi Fathul

Arie juga berharap kerja sama yang baik antara BOPDT dengan seluruh kalangan masyarakat, terutama yang berada di sekitar lahan zona otorita.

Pengembangan kawasan Danau Toba, pastinya akan membuka lapangan kerja, peningkatan permintaan terhadap hasil pertanian dan kerajinan, katanya.

“Mudah-mudahan pertemuan pada Minggu (15/9/2019) nanti, menghasilkan kesepakatan yang lebih baik,”ucap Arie optimis.

(Stg)

 

 

Loading...