Bupati Tulang Bawang Menangis Saat Berikan Bantuan Kepada Pedagang Kecil

0
59
Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti SE MH, saat memberikan kata sambutan di hadapan pegadang kecil, Rabu (2/9/2020), lalu.

Tulang Bawang, buktipers.com – Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti SE MH, memberikan  bantuan sebesar Rp. 500.000,-untuk sejumlah pegadang kecil, di Pasar tradisional, Rabu (2/9/2020), lalu.

“Untuk apa saya jadi Bupati, kalau saya tidak bisa membantu pedagang. Atas nama pribadi, atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, saya mengucapkan terimakasih, Bapak/Ibu semua adalah orang jujur yang mencari rejeki di pasar. Bantuan ini tidak banyak, karena jumlah pedagang banyak,”kata Bupati Winarti, terbata-bata, sembari meneteskan air mata.

“Jangan lupa Bapak/Ibu agar berdagang jujur, ikuti protokol kesehatan, dan semoga bantuan ini dapat membantu,” tutur Bupati, di tengah-tengah rakyatnya.

Sementara itu, Ibu Eli, salah satu pedagang di Pasar Putri Agung Menggala mengatakan, bahwa saat ini keuntungan tidak menentu. “Kadang dapat uang Rp.50 ribu dan kadang pula cuma Rp.30 ribu sehari,” ungkapnya.

Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti SE MH, saat memberikan kata sambutan di hadapan pegadang kecil, Rabu (2/9/2020), lalu.

Kemudian Mursalin, pedagang ikan yang tinggal di Perumahan Pasar Putri Agung, mengaku senang dengan adanya perhatian dari Pemerintah. “Kami senang dengan bantuan ini, cukup mambantu kami,” sebutnya.

Senada Firli, pedagang sayur di Pasar Unit II, mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut. “Hal ini menambah semangat kami dalam berdagang,” tegasnya.

Sedangkan Helena Hutahean, pedagang di Pasar Unit II, mengatakan, bahwa ia dan rekan-rekannya pedagang merasa bahagia, mendapat bantuan dari Bupati.

Selain memberikan bantuan berupa uang tunai, Bupati Winarti juga memberikan bantuan beberapa bibit tanaman untuk dapat dikembangbiakkan oleh para pedagang.

“Bantuan ini stimulan, saya harap bermanfaat untuk Bapak/Ibu semua, nanti pulang, yang mau bawa bibit tanaman, silahkan bawa, satu orang 2 polibag, ada bibit cabe, bibit ramai, bibit terong dan lain-lain,”kata Bunda Winarti mengakhiri.

(Jun)