Bus Travel Kontra KA Barang di Perlintasan Kereta Api Desa Sei Buluh – Pantai Kelang, 5 Orang Tewas

0
13
Foto kondisi bus di lokasi kejadian.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Sebuah bus travel warna putih jenis Toyota Hiace plat BK 7705 PK, ringsek setelah ditabrak kereta api (KA) jenis barang, di perlintasan jalan Desa Sei Buluh menuju Desa Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (23/6/2022) lalu, sekitar pukul 17.40 WIB.

Tragis, dari 14 penumpang di dalam bus travel tersebut, 5 orang didalamnya dikabarkan meninggal dunia dan lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Kanit Laka Satlantas Polres Serdang Bedagai, IPDA R Helmi kepada wartawan mengatakan, bahwa peristiwa kecelakaan antara bus travel Toyota Hiace dengan kereta api lokomotif yang membawa gerbong petikemas diduga supir bus travel tidak memperhatikan situasi jalan, sehingga terjadi kecelakaan.

Sebelum kejadian, sebut Helmi, bus travel berpenumpang 14 orang berikut pengemudi datang dari arah Desa Nagalawan menuju Jalan Lintas Sumatera menuju arah Medan.

Akan tetapi, pada saat itu diduga supir tidak memperhatikan perlintasan kereta api. Dan pada saat yang sama, kereta api lokomotif barang muatan petikemas datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan sehingga langsung terjadi tabrakan.

Foto kondisi bus di lokasi kejadian.

Untuk sementara, kata Helmi, korban tewas diketahui ada tiga orang dan yang luka berat ada dua, sedangkan sisanya mengalami luka ringan.

Para korban langsung dievakuasi ke RSU Trianda Perbaungan dan Klinik terdekat.

Sedangkan kendaraan bus travel diboyong ke Pos Lantas Sei Sijenggi guna proses lebih lanjut, tandas Helmi.

Sementara itu, Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Ali Machfud dan sejumlah personel Satlantas turun ke lokasi mengevakuasi para korban dan kendaraan bus travel dengan menggunakan derek.

Sebelum ditabrak kereta api, warga yang bermukim di sekitar lokasi perlintasan sudah berteriak, berusaha menghentikan bus travel.

Akan tetapi, mungkin supir tidak memperhatikan sehingga langsung ‘nyelonong’ yang mengakibatkan tabrakan maut.

“Yang terlempar keluar dari bus travel ada tiga, tapi dua yang tewas, satu kritis dan didalamnya bus tiga yang tewas terjepit,” kata Ngatno (58), warga setempat.

Menurut warga, bahwa para penumpang bus travel adalah kaum ibu ibu yang baru saja dari Pantai Romantis dan hendak pulang ke Tanjung Pura, Langkat.

 

(ML.hrp)