Cabuli Anak Tetangga, Warga Paluta Ini Terancam 15 Tahun Penjara

0
161
Pelaku rudapaksa diamankan petugas Satreskrim Polres Tapsel, Kamis (21/3/2019). TRIBUN MEDAN/HO Humas Polres Tapsel
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapsel (Sumut)

Herbonus Sinaga (39), warga Hutapasir, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta, diamankan petugas Polres Tapsel.

Pasalnya, Herbonus diduga melakukan pencabulan terhadap anak berusia tujuh tahun, sebut saja namanya Melati.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Melati tidak jauh dari kediaman Herbonus dipanggil oleh pelaku.

Demi melancarkan aksinya, Herbonus diduga membujuk korban, hingga Melati dibawa ke dalam rumahnya.

“Korban diming-imingi dengan jajan, kemudian tersangka membawanya ke dalam rumah,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Alexander Piliang, Kamis (21/3/2019).

Diduga karena sudah tak sanggup menahan birahinya, pelaku langsung menciumi korban.

Tidak hanya itu, pelaku diduga juga grepe bagian sensitif Melati.

“Setelah di rumah, korban disetebuhi. Sebelumnya diciumi juga dibagian sensitif korban,” kata Alex.

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, korban pun disuruh pulang oleh pelaku.

Namun, aksi bejat itu berhasil diketahui keluarga korban setelah Melati menceritakannya.

Bagai petir di siang bolong, orang tua Melati pun membuat laporan ke Polres Tapsel.

Berdasarkan laporan itu, sambung Alex, Tim Opsnal Polres Tapsel kemudian meringkus pelaku di kediamannya.

“Tersangka kami tangkap di rumahnya. Tersangka ini berkerja serabutan, belum menikah dan tinggal sendiri di rumahnya, sejauh ini masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Akibat perbuatnya, Herbonus dipersangkakan pasal 81 Subs pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2006 tentang penetapan PP pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sumber : tribunnews.com