Beranda Samosir Cor Beton Milik PUPR Samosir Ambruk, Begini Kata Pemilik Tanah  

Cor Beton Milik PUPR Samosir Ambruk, Begini Kata Pemilik Tanah  

94
0
Pemilik tanah dan lokasi bangunan cor beton yang ambruk.(foto/H.st)
Loading...

Buktipers.com – Samosir (Sumut)

Ambruknya beton bertulang di Desa Lumban Pinggol, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir ternyata berdampak pada keluhan warga sekitar yang merasa dirugikan.

Proyek yang ambruk itu di bawah tanggungjawab Dinas PUPR Samosir, dikerjakan PT.TB dengan biaya APBD 2018 sekitar Rp3,7 miliar.

Pekarjaan PUPR samosir senilai Rp.3,7 milyard, dari APBD Samosir tahun anggaran 2018, dikerjakan oleh PT. Triangulia parbaba koridor yang dimulai pada (22/6/2018) dengan masa kerja selama 150 hari kerja, di desa Lumban pinggol, kecamatan Pangururan, kabupaten Samosir.

Selain peningkatan jalan dan pembuatan Saluran, salah satu item kegiatan dalam pekerjaan ini adalah cor beton bertulangan setinggi 8 meter. Pekerjaan dimulai tanggal 26 Juni 2018 dengan masa kerja selama 150 hari.

Baca Juga!  Pembunuhan Sekeluarga di Samosir Terungkap, Orang yang Sudah Meninggal Ditetapkan sebagai Tersangka

Cor beton itu tumbang tanggal 26 Nopember 2018, atau ambruk hanya hitungan hari setelah siap dikerjakan.

Material bangunan yang ambruk itu menimpa beberapa pohon aren milik seorang petani, Ragat Sitanggang (35).

Ketika konfirmasi wartawan, Jumat (30/11), Ragat sitanggang menyampaikan keluhannya itu, termasuk menceritakan dampaknya yang membuat petani itu merasa sangat dirugikan.

Kata Ragat, bukan hanya sejumlah pohon aren yang jadi korban, lahan miliknya juga tidak bisa lagi difungsikan disebabkan material bangunan yang tumbang berserak dan memnumpuk ke atas tanahnya.

Menyikapi kerugian ini, Ragat Sitanggang pun melayangkan surat permohonan ganti rugi terhadap Dinas PUPR Samosir pada tanggal 16 Nopember 2018.

“Saya mengeluhkan material yang tumbang di atas tanah saya, sehingga saya tidak bisa mengelola tanah saya,” katanya mengeluh sembari menambahkan agar suratnya segera ditanggapi Dinas PUPR.

Baca Juga!  Uji Kelaikan Kapal di Danau Toba, Ini yang Dilakukan Polres Samosir

“Saya harap surat saya secepatnya ditanggapi Dinas PU,” tegasnya.

Ketika pihak Dinas PUPR dikonfirmasi wartawan melalui Holmes Sihotang, mengatakan surat Ragat Sitanggang akan segera dibahas dan ditanggapi.

“Kita akan segera membahas surat permohonanya, akan segera ditanggapi,” kata Holmes.

Tapi, terkait material yang menimpa tanah Ragat, Holmes mengatakan akan membiarkan beton yang tumbang itu, karena mendukung untuk membangun ulang cor beton.

“Material itu akan kita biarkan di situ, karena membantu menahan cor beton yang akan kita bangun ulang,” ujaranya.(H.st)

Editor : Maris

Loading...