Curi Betor Untuk Modal Bersalin, Suat Panjaitan Gol

0
585
IMG-20170902-WA0002
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Sudah pernah dipenjara 1 tahun di Lapas Tebing Tinggi karena mencuri, tak membuat jera Suat Syah Panjaitan (33) warga Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara. Iapun kembali ditangkap Polisi karena mencuri Betor milik Syahrudin Nasution (53).

Informasi yang didapat di Mapolres Tebing Tinggi, Sabtu (2/9/2017), melalui Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT. Sagala membenarkan tentang penangkapan pelaku dan menjelaskan kronologis kejadian.

Merasa suntuk karena tak punya kerja, sementara istri sudah hamil tua dan membutuhkan uang persalinan, pelakupun berangkat kerumah orang tuanya di Tebing.

Tiba di Tebing Tinggi, pelaku melihat di depan teras rumah Syahruddin Nasution, warga Jln Soekarno Hatta, lingk IV, Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hulu, ada Betor diparkirkan yang merupakan tetangga orang tuanya.

Setelah dipantau selama 4 hari keadaan sekitar rumah korban dalam keadaan sepi, Senin (28/8) sekira jam 01.00 WIB, ia masuk ke pekarangan rumah korban dan mengambil Betor milik korban dengan terlebih dahulu merusak gembok becak tersebut.

Sekitar jam 05.15 WIB, saat Syahruddin bangun tidur dan hendak berangkat menarik betor, merasa terkejut, saat melihat Betor yang biasa ia parkirkan di teras rumahnya sudah tidak berada di tempat lagi. Kemudian korban mencari betornya di sekitar kampungnya, namun betornya tak juga ditemukan. Merasa betornya ada yang mencuri, korban pun segera membuat laporan ke Polres Tebing Tinggi.

Mendapat laporan dari korban , Polisipun segera melakukan penyidikan. Setelah mengumpulkan bukti yang cukup, dan diduga kuat pelaku pencurian adalah Suat, polisi pun segera mengejar pelaku ke rumah pelaku di Batubara. Saat tiba di Batubara, ditemukanlah Betor milik korban di sebuah bengkel yang tak jauh dari rumah pelaku.

Selanjutnya, polisi segera mengamankan pelaku dari rumahnya dan membawanya ke Mapolres Tebing Tinggi beserta barang bukti betor, guna untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Di depan penyidik, pelaku mengakui ada mencuri Betor milik Syahruddin. Saat diperiksa penyidik, pelaku juga mengakui ada mencuri uang sebesar Rp 21 juta di rumah milik warga Desa Paya Pasir, Sergai.

Pelaku benar telah kita tahan karena ada mencuri betor, pelaku juga sedang diperiksa terkait pencurian uang sebesar Rp 21 juta milik salah satu warga Desa Paya Pasir, dan pada pelaku bisa kita kenakan pasal berlapis, dalam dua kasus, jelas AKP Sagala.

Kepada wartawan pelaku mengakui benar ada mencuri betor milik Syahruddin Nasution, dan ia juga mengakui ada mencuri uang di sebuah rumah milik warga Desa Paya Pasir sebesar Rp 21 juta.

“Benar ada aku mencuri betor dan uang di desa Paya Pasir, rencananya uang dan betor yang kucuri buat modal jual ikan dan biaya bersalin istriku yang mau melahirkan,” akunya.

Kepada tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 4e KUHPidana tentang pencurian, terang Sagala. (Dav/Red)