Curi Pistol Polisi, 2 Begal Modus Pecah Kaca di Pekanbaru Ditembak

0
385
Ilustrasi Polisi tembak begal. (Net)
Dijual Rumah

Pekanbaru, buktipers.com – Petugas gabungan Ditkrimsus Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru melumpuhkan dua begal yang membobol mobil anggota polisi dan mencuri tas berisi senjata api. Keduanya ditembak pada bagian kaki lantaran berupaya melawan saat penangkapan.

Kedua tersangka yakni berinisial MA (24) dan PL (25) asal Sumatera Utara (Sumut). Mereka kini mendekam di balik jeruji penjara Mapolresta Pekanbaru.

“Tersangka mencuri tas milik anggota polisi yang disimpan di dalam mobil. Dalam tas itu berisi sepucuk senjata api dan 10 amunisi,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Senin (25/11/2019).

Dia menjelaskan, kedua pencuri modus pecah kaca ini beraksi pada Kamis (21/11/2019) malam. Korban yakni Ismet, anggota polisi yang bertugas di Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau.

Kronologi berawal saat Ismet dan istri sedang singgah membeli pecel lele di Jalan Riau, Kota Pekanbaru. Korban yang kala itu mengendarai mobil Avanza memarkirkan kendaraan di pinggir jalan.

Tanpa kecurigaan, korban meninggalkan tas miliknya yang berisi senjata api di dalam mobil yang terparkir. Sekitar 20 menit menunggu ayam penyet, korban terkejut ketika menyadari kaca mobil bagian tengahnya hancur. Sementara tas berisi senjata api, amunisi, magazin, ponsel dan beberapa dokumen lainnya raib.

Kejadian ini kemudian dilaporkan. Ditkrimum Polda Riau dan Polresta Pekanbaru menindaklanjuti dengan melakukan serangkaian penyelidikan. Pelaku dapat teridentifikasi dan dilakukan penangkapan di Jalan Siak, Labu baru Barat, Payung Sekaki, Pekanbaru, Sabtu (23/11/2019) malam.

Saat penangkapan, kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melakukan perlawanan.

“Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur di bagian kaki. Hal ini dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan petugas,” katanya.

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan tas berikut senjata api yang dicuri kedua pelaku. Selain itu, kendaraan bermotor yang digunakan tersangka melakukan aksinya juga diamankan.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke Polresta Pekanbaru untuk proses penyidikan. Mereka diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tuturnya.

 

Sumber : iNews.id