Dampak Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Dibahas Saat Seminar Pembangunan Ekonomi

0
511
Pemkab Sergai adakan seminar pembangunan ekonomi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar seminar pembangunan ekonomi, di Aula Objek Wisata Theme Park Pantai Cermin, Selasa (3/12/2019).

Kegiatan itu, tampak dihadiri Sekdakab, HM Faisal Hasrimy AP, MAP, Wakil Ketua DPRD, Siswanto, Kepala Bappeda Sergai, Ir. Hi. Prihatinah, Kepala Bappeda Kabupaten Deli Serdang, Batubara, Tebing Tinggi, narasumber Yusak Maryuanta dari USU, Facrulsyah Mega dari Kaukus Kemitraan Indonesia untuk Pencapaian Kesejahteraan Pelaku Usaha, Kepala OPD, Kepala BPS Sergai Herman, SE, M.Si, Camat Pantai Cermin Erfin Fachrurrazi, S.STP, M.Si, perbankan, pelaku UMKM se-Sergai serta para undangan.

Facrulsyah Mega dari Kaukus Kemitraan Indonesia untuk Pencapaian Kesejahteraan Pelaku Usaha mengatakan, Sergai harus menjadi sentra kekuatan pertumbuhan ekonomi yang baru di Sumut, sebab potensinya sangat besar.

Beberapa hal yang harus kita lakukan untuk mewujudkan hal tersebut antara lain pusat wisata kuliner Nusantara, Pusat Hiburan Tradisional Nusantara, Pusat Perkulakan Hasil Pertanian dan Perikanan Berbasis IT, serta Pusat Industri Rakyat yaitu Perikanan, Pertanian dan Ekonomi Kreatif, katanya.

Prasyaratnya yaitu paradigma tatakelola pemerintahan berbasis enterpreneurship, pelayanan publik berbasis IT, serta mewujudkan insfratruktur berstandar nasional. Jadi kita harus bergerak untuk berubah, agar tidak tertinggal dari daerah lain, katanya.

Succes Story dari Rita Maizar, Pengusaha Dodol Sejahtera Pasar Bengkel mengatakan, apa yang dilihat orang bahwa Pasar Bengkel akan kolaps dengan adanya jalan tol itu salah.

Justru dodol bengkel saat ini tengah bangkit. Alhamdulillah, kita sudah teken kontrak kerjasama dengan waralaba Indomaret dan kami tekadkan untuk mengembalikan kembali produksi dodol 10 kuali per hari dengan pemanfaatan teknologi, media sosial serta konvensional, katanya.

Menurutnya, tidak ada masalah dengan adanya pembangunan jalan tol ataupun prediksi resesi ekonomi, kita hadapi dan cari solusi bersama agar bagaimana produk-produk sergai dapat tampil bersama produk-produk yang sudah lebih dahulu dikenal lainnya.

Kami juga ingin berdiri dan berusaha dengan kemampuan dan berdiri di kaki sendiri, maka dari itu jangan terlalu menuntut dan menunggu bantuan dari pemerintah, kita satukan tekad untuk bangkit dan berjuang bersama meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya UMKM.

Succes Story dari Ahmad Zaki, Pengusaha Keripik Gosong Asli Sergai mengatakan, “Strategi yang saya terapkan antara lain, dengan offline dan online. Target tradisional market yaitu mencakup anak sekolah, warung. Middle up, yaitu toko, anak kuliah (yang dapat juga dijadikan reseller), kelas papan atas (ibu pejabat dan kantoran) serta toko online seperti Bukalapak, Shopper, Blibli dan lainnya,”katanya.

Saya menyediakan database lapak penjualan saya kepada rekan-rekan pengusaha UKM lainnya untuk dapat juga mendrop produknya agar lebih mudah dalam pemasaran, tambahnya.

Sambutan Bupati Sergai, Ir H Soekirman yang dibacakan Sekdakab, HM Faisal Hasrimy AP MAP, mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, terutama pada narasumber yang sangat berkualitas serta memotivasi.

Pembangunan daerah adalah usaha yang sistematik untuk pemanfaatan sumber daya yang dimiliki daerah untuk peningkatan pemerataan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah, katanya.

Pembangunan jalan tol mempunyai pengaruh besar terhadap perekonomian kabupaten Sergai. Dampak positif dari pembangunan jalan tol medan-kualanamu-tebing tinggi (MKTT) merupakan cara untuk mempercepat arus barang dan orang dari kabupaten Sergai menuju Medan atau Deli Serdang terutama kebandar internasional Kualanamu, ujarnya.

Akan tetapi pembangunan jalan tol tersebut juga memberikan dampak negative, diantaranya meredupnya sentra perdagangan pasar bengkel, menurunnya nilai sosial budaya masyarakat, dan sebagainya, ungkapnya.

Hal tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya seminar Pembangunan ekonomi kabupaten Sergai, tambahnya.

Adapun tema dalam kegiatan ini adalah: “Peluang dan Tantangan Perekonomian kabupaten Sergai Pasca pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT)”.

Melalui kegiatan seminar ini, diharapkan kita akan mendapat berbagai masukan dari semua pihak dalam rangka peningkatan perekonomian kabupaten Sergai yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penyampaian narasumber hari ini, kami birokrat dapat keluar dari zona nyaman, dan kami tidak terus menerus menjadi robot yang berperilaku stagnan serta tidak berkembang.

Diharapkan kita dapat menularkan succes story kepada masyarakat kita khususnya di Pasar Bengkel sehingga dampak negatif pembangunan jalan tol ini dapat dihindari serta memunculkan berbagai inovasi dalam distribusi produk UMKM Sergai, katanya.

7 Januari 2020 nanti terkait HUT Sergai ke 16 akan ada berbagai kegiatan. Diharapkan pada saat kegiatan tersebut kita akan melakukan pameran secara online, agar dapat lebih efektif dengan pemanfaatan teknologi. Kepada seluruh OPD untuk mempersiapkan dan menyajikan produk inovasi masing-masing dan menguploadnya kedalam website serta menyebarkan melalui media sosial agar memudahkan masyarakat mengaksesnya.

Untuk itu kami akan menginstruksikan kepada seluruh OPD untuk menggunakan produk lokal dalam setiap kegiatan untuk majunya UMKM di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini, tutupnya.

(ML.hrp/Rls)