Dandim 1203/Ketapang : Gerakan 30S/PKI Bukti Pancasila Tidak Dapat Digantikan

0
263
Para unsur Forkopimda Kabupaten Ketapang saat foto bersama, usai memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Dijual Rumah

Ketapang, buktipers.com – “Pancasila sebagai dasar penguatan karakter bangsa menuju Indonesia maju dan bahagia”, merupakan tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yang dilaksanakan di Lapangan Kompi-3 Yonmek 643/Wanara Shakti, jalan Gatot Subroto, Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Selasa (1/10/2019).

Upacara tersebut, dipimpim oleh Bupati ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos, dan dihadiri Dandim 1203/Ketapang, Letkol Kav Jami’an, S.I.P, Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat,S.IK MH, Sekda Ketapang, H.Farhan,SE, M.Si, Kasdim 1203/Ktp, Mayor Inf Dedi Indrawan ST, Danki-3 Yonmek 643/Wns, Kapten Inf Anggoro, serta OPD Ketapang, dengan 250 orang peserta upacara.

Dikonfirmasi buktipers.com, Dandim 1203/Ketapang, Letkol Kav Jami’an, S.I.P, mengatakan “Hari Kesaktian Pancasila, mengandung makna perkabungan nasional.

Suasana saat upacara Hari Kesaktian Pancasila berlangsung.

Menurutnya, kekuatan anti Pancasila atau  pemberontakan, perlu disikapi dengan pemahaman kesejarahan yang bersifat rasional.

Di balik hari Kesaktian Pancasila yang kita peringati setiap tanggal 1 Oktober, ada tragedi berdarah yang merupakan bagian dari sejarah kelam Indonesia. Enam Jenderal dan satu perwira pertama TNI AD, menjadi korban dalam peristiwa itu yang kita kenal dengan Gerakan 30 September, ujarnya.

“Gerakan 30S/PKI, merupakan bukti, bahwa Pancasila  tidak dapat digantikan dengan paham apapun. Gugurnya sejumlah Pahlawan Revolusi, 1 Oktober 1965, merupakan tragedi yang patut dikenang dan saya berharap, upacara ini dapat meningkatkan jiwa patriotisme dan kecintaan terhadap NKRI, terutama adik-adik generasi muda,”pungkasnya.

 

(Pendim/1203/AGS)