Demi Cerdaskan Anak Perbatasan, Praka Nanang Tiap Hari Menyeberangi Sungai

0
585
Praka Nanang Agus, setiap hari harus menyebarangi sungai dan menggendong anak didiknya satu persatu, agar para anak didik itu dapat menuju sekolahnya di Dusun Klawik untuk menuju Ke SD Negeri 04 Bakul.(foto/ist/hms)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kalbar)

Pria itu bagai tak mengenal kata lelah. Setiap hari, berada di perbatasan, berpratoli dan bahkan harus menyeberangi sungai untuk menjalankan tugas-tugasnya.

Dia adalah Praka Nanang Agus, seorang prajurit TNI, dari Batalyon Infantri 320/Badak Putih, yang sedang menjalankan tugas di Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas), untuk menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setiap hari secara rutin, para Satgas Pamtas berpatroli untuk mengamankan patok-patok batas Negara, juga melakukan pencegahan terhadap kegiatan ilegal yang mungkin terjadi di perbatasan.

Selain itu mereka melaksanakan pembinaan teritorial kepada masyarakat yang ada di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya.

Tugas-tugas berat itu, setiap hari harus dijalani pasukan Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Batalyon Infanteri 320/Badak Putih yang ada di Pos Pamtas Klawik, Dusun Klawik, Desa Labian Irang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu.

Mengenal sosok Praka Nanang, sebagai salah satu anggota Pos Pamtas Klawik, selain melaksanakan tugas pokoknya sebagai penjaga kedaulatan Negara, ternyata dia ikut membantu mencerdaskan anak-anak Dusun Klawik berperan  menjadi tenaga pendidik di Sekolah Dasar Negeri 04 Bakul.

Ini semua dilakukan Praka Nanang karena terbatasnya jumlah guru yang ada di SD Negeri 04 Bakul.

Menyadari keprihatinan mengenai minimnya guru di SD itu, kemudian Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP, Letnan Kolonel Inf Imam Wicaksana menjalankan program yang patut dipujikan, yaitu untuk membantu bidang pendidikan, terutama membantu anak-anak dalam agar menjalani proses belajar mengajar yang layak.

Tugas dari atasannya itu kemudian ditindaklanjuti dengan tulus ikhlas oleh Praka Nanang, yang kemudian turut memberikan pendidikan dan pengajaran pada anak-anak dusun Klawik.

Walau tidak dibarengi sarana dan prasarana yang memadai, seperti sulitnya akses jalan ke desa itu, tak membuat semangat Praka Nanang tak surut.

Pengorbanan petugas penjaga perbatasan itu sangat hebat, heroik dan menakjubkan, setiap hari Praka Nanang harus menyeberangi sungai Dusun Klawik untuk menuju Ke SD Negeri 04 Bakul bersama anak didiknya.

Tidak hanya itu, dia setiap pagi itu juga harus menyeberangkan anak-anak yang mau berangkat ke sekolah.

“Pada saat musim hujan, sungai ini relatif sulit untuk diseberangi karena air meluap dan arus besar,” ujar Danpos Pamtas Klawik Sertu Zaka Apriansyah membenarkan hal tersebut.

Prihatin melihat anak-anak SD itu, Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP, Letnan Kolonel Inf Imam Wicaksana bertekad untuk membuat jembatan, agar anak-anak sekolah di Dusun Klawik menjadi aman dan nyaman pergi ke sekolah.

”Saat ini kami sedang mengupayakan pembuatan jembatan agar anak-anak dan masyarakat mudah menyeberangi sungai,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP.(hms/bayu)

 

Sumber: TNI AD Penerangan Korem Sintang Korem Panju Panjung)

Editor : Maris