Beranda Sumut Demo di Tapteng, Massa Desak Masinton Pasaribu Minta Maaf

Demo di Tapteng, Massa Desak Masinton Pasaribu Minta Maaf

219
0
Ribuan masyarakat Tapanuli Tengah (Tapteng) yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (Aman), saat mendatangi kantor DPRD setempat, pada Jumat (7/2/2020).

Tapteng, buktipers.com – Ribuan masyarakat Tapanuli Tengah (Tapteng) yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (Aman),  mendatangi Kantor DPRD setempat, melakukan aksi damai, pada Jumat (7/2/2020).

Aksi damai ini, dikoordinatori oleh Rizky Iqbal Yandar ST.

Mereka menyuarakan berbagai tuntutan, dan salah satunya, agar Anggota DPR RI, Masinton Pasaribu, meminta maaf pada masyarakat Tapteng yang dinyatakan dalam tulisan spanduk saat orasi.

Pernyataan Masinton, dinilai lukai perasaan masyarakat Tapteng.

Dan dianggap pembuat gaduh di tengah – tengah masyarakat, atas pernyataannya beberapa waktu lalu, saat rapat dewan di Jakarta.

“Kami mendesak Bapak Masinton Pasaribu untuk segera meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah. Dimana beliau kami anggap telah menyebabkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat Tapanuli Tengah yang sedang berduka, dilanda musibah banjir bandang. Kegaduhan yang disebabkan oleh penyampaian yang tendensius, terkesan membela peredaran narkoba dan tudingan beliau terhadap Bupati Tapanuli Tengah, yang menuding Bupati Tapanuli Tengah sebagai kriminal. Tudingan ini sangat disayangkan dan tidak pantas diucapkan seorang anggota DPR RI,”ujar koodinator aksi.

Baca Juga!  Selundupkan 1 Kg Sabu, 2 WN Malaysia Dihukum 17 Tahun Penjara

Jelas terlihat di lokasi, sejumlah spanduk bertuliskan tiga  poin, dibentangkan oleh perserta, yakni  menuntut agar DPRD Tapteng untuk mendukung penuh Pemkab Tapteng memberantas Narkoba.

Dan menuntut Kapolres Tapteng beserta jajarannya untuk berkomitmen dalam memberantas narkoba di Tapteng dan jangan tebang pilih.

Serta, agar Masinton Pasaribu meminta maaf kepada masyarakat Tapteng yang menciptakan suasana gaduh di saat Tapteng sedang berduka atas musibah banjir bandang di Barus, ujar Iqbal menggunakan pengeras suara dari atas truk.

Selanjutnya Anggota DPRD Tapteng yang keluar dari dalam, meminta agar perwakilan dari demonstran, berdialaog di kantor DPRD Tapteng.

Dan sebanyak 15 orang perwakilan demonstran, diterima menyampaikan langsung tuntutannya kepada anggota DPRD.

Baca Juga!  Pemprovsu Gelar Lomba Karya Tulis dan Foto Pers Berhadiah Total Rp 69 Juta

Dalam pertemuan itu, mencuat juga isu penangkapan Ametro Pandiangan yang simpang siur, antara penangkapan kasus narkoba dan isu penculikan.

“Karena di media kami dengar ada barang bukti sabu. Lalu kenapa dilepas? Ini penculikan atau penangkapan?,” ujar perwakilan massa, Ahmad Kennedy Manullang.

Anggota DPRD yang bertemu demonstran, mengaku mendukung aspirasi yang disampaikan dan menyebut persoalan ini akan segera dibahas.

“Kami mendukung pemberantasan narkoba,” kata Abdul Basir Situmeang, anggota dewan yang ikut menerima perwakilan massa ini.

Usai bertemu anggota DPRD, massa selanjutnya bergerak menuju kantor Bupati Tapanuli Tengah.

 

(Job Purba)

Loading...