Demo Tolak UU Cipta Kerja di Labuhanbatu Ricuh, 8 Mahasiswa Diamankan, Kasat Intel Dilarikan ke Rumah Sakit

0
24
Massa mahasiswa saat demo di kantor DPRD Labuhanbatu, di jalan SM Raja, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Unjuk rasa penolakan Undang – undang Cipta Kerja atau Omnibus Law, tampaknya terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan termasuk di Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (8/10/2020).

Massa mahasiswa itu, mendatangi kantor DPRD Labuhanbatu, di jalan SM Raja, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan.

Bentrokan pun tidak terhindarkan, ketika mahasiswa mulai melempar ke arah petugas.

Namun keadaan bisa diredam kembali oleh personil  Polres Labuhanbatu yang tetap bersiaga dan menghalau massa agar tidak anarkis dalam melakukan aksi. Dan petugas terpaksa mengamankan 8 orang mahasiswa.

Massa mahasiswa saat demo di kantor DPRD Labuhanbatu, di jalan SM Raja, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan.

Dan akibat kericuhan tersebut, Kasat Intel Polres Labuhanbatu, AKP Edi Hutahuruk, terluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Diduga bentrokan terjadi akibat tidak puasnya mahasiswa dan buruh atas penjelasan Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu, Abdul Karim yang mengatakan seluruh pimpinan DPRD Labuhanbatu tidak dapat menemui massa.

“Kami mau menandatangani tuntutan massa, tapi ada 4 pimpinan di kantor ini, ada satu yang tidak hadir,”ujar Abdul Karim Hasibuan.

Karena massa tidak terima, akhirnya bentrokan pun tidak dapat dihindari. Satu unit mobil water canon langsung diturunkan saat batu dan air mineral mulai dilemparkan kearah anggota kepolisian.

Hingga berita ini dinaikkan, tampak pihak Kepolisian masih berjaga dan mahasiswa pun masih berkumpul di sekitar Masjid Raya Labuhanbatu.

 

(Syafii Harahap)