Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Kalsel, Bali dan NTB

0
5
Ilustrasi Densus 88. (Net)

Jakarta, buktipers.com – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap beberapa terduga teroris di tiga Provinsi di Indonesia. Mereka ditangkap di Kalimantan Selatan (Kalsel), Bali dan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Pol Awi Setiyono mengatakan, terduga teroris ini merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah.

Awi menambahkan, terduga teroris ini ditangkap sejak awal Juni 2020. ditangkap di Kalsel. Pertama berinisial NZN alias Zay alias Armagedon.

“NZN ditangkap lantaran diduga terlibat anggota JAD dan menjabat sekretaris,” kata Awi di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini melanjutkan, pelaku lainnya yang ditangkap di Kalimantan Selatan adalah MRR, AS, MN, TA dan S. Satu tersangka lainnya telah meninggal dunia.

Awi mengatakan, di Bali, Densus 88 menangkap dua terduga teroris berinisial MRAH dan MHAH.

“MRAH ditangkap karena terlibat melakukan survei di Lebak, Banten, untuk mencari korban warga keturunan Tionghoa yang nantinya dijadikan target Jamaah Islamiyah,” kata dia.

Kemudian, kata Awi, pelaku MHAH ditangkap di Kabupaten Serang, Banten. MHAH terlibat perencanaan perampasan senjata milik aparat kepolisian.

Sementara itu, di wilayah Bima, NTB, Densus 88 menangkap tiga anggota kelompok Jamaah Islamiyah. Ketiganya yakni ER, WA dan HA.

Dari hasil pemeriksaan, kata Awi, ER merencanakan menyerang Markas TNI-Polri di NTB. Dia ditangkap pada tanggal 8 Juni. Dari hasil penggeledahan, ER sudah membuat peta sasaran. Dia juga beberapa kali melakukan survei ke Mako Brimob Bima.

 

Sumber : iNews.id