Di HUT RI ke 74, Kalapas Narkotika Kelas III Langsa Curhat Keluhan, Salah Satunya Soal Air

0
158
Kepala Lembaga Permasyarakatan Narkotika Kelas III Langsa, Yusrizal, membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM.
Dijual Rumah

Langsa, buktipers.com – Lembaga Permasyarakatan  (Lapas) Narkotika kelas III Langsa, memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 74 tahun, kompleks Lapas setempat, Sabtu (17/8/2019).

Sambutan Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly, tampak dibacakan  Kalapas, Yusrizal.

Disebutkan, peringatan HUT RI yang ke 74 kali ini, 386 orang warga binaan mendapat remisi dan besaran remisi yang didapat bervariasi. Remisi yang terbesar adalah 6 bulan serta yang terendah 1 bulan. Sedangkan yang mendapat remisi bebas 1 orang.

Yusrizal menambahkan, sejak tahun 2013 lalu, Lapas Narkotika Langsa, mulai aktif sampai saat ini dihuni 546 orang warga binaan. Dan sangat memprihatinkan, usia mereka masih tergolong usia produktif, dan rata – rata Lapas di seluruh Indonesia over kapasitas, maka disini perlunya pemikiran pemerintah daerah, katanya.

Foto bersama usai upacara memperingati HUT RI ke 74.

Ditambahkannya, kendala yang sering dihadapi Lapas Narkotika Langsa, seperti kurangnya pasokan air bersih dari PDAM, sehinga untuk air minum dan memasak harus membeli air lengkong. Serta sampah yang menumpuk dan hanya seminggu sekali diangkut. Sehinga menyebabkan bau yang kurang sedap. Hanya masalah kesehatan yang secara rutin dilakukan Puskesmas Langsa Timur, ungkapnya.

Acara dihadiri Wakil Wali Kota yang diwakili Asisten Pemerintahan Umum, Yetno, Wakil Ketua PKK, Sekretaris DPRK, Kasdim 0104, Waka Polres serta Angkatan Laut Kuala Langsa, Kasub Dan Pom, Kapolsek, dan Danramil Langsa Timur.

“Lapas Narkotika Kelas III Langsa, juga memiliki kolam ikan lele, serta lahan pertanian yang saat ini kami tanami cabai dan terletak di samping Lapas, serta ada beberapa warga binaan yang dipekerjakan. Dan pada HUT RI yang ke 74 tahun ini, kami juga mengadakan perlombaan, seperti bola kaki, futsal, bola kaki pakai sarung, voly, catur, tarik tambang, pukul bantal serta  panjat pinang, “jelas Yusrizal.

(Edy.s)