Di Pangururan, Jembatan Berlobang Dibiarkan, Tommy: Apakah Menunggu Ada Korban?

0
570
Jembatan yang berada di pusat Kota Pangururan itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan, di sana sini sudah rusak dan sudah berlobang cukup besar.(foto/H.sT)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Samosir

Pamandangan yang mencemaskan dan menakutkan ini setiap hari akan kita lihat bila melintas di jembatan yang berada di pusat Kota Pangururan, Kabupaten Samosir.

Jembatan yang berada di pusat kota itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan, disana sini sudah rusak dan sudah berlobang  cukup besar.

Lobang di jembatan Pangururan.(foto/H.sT)

“Padahaal setiap hari para pejabat, anggota dewan dan masyarakat melewati jembatan ini. Apakah para pejabat itu tidak melihat ini,” kata seorang warga, Tommy Samosir menanggapi Buktipers.com, Senin (8/10/2018).

Tommy Samosir yang juga dikenal sebagai Sekretaris DPD IPK Samosir itu, menyampaikan rasa khawatirnya jika sewaktu-waktu nanti jembatan yang rusak dan berlobang itu akan menelan korban jiwa.

Jembatan ini katanya harus mendapat skala prioritas untuk segera diperbaiki, karena sudah tidak layak untuk dilintasi.

“Apakah harus menunggu ada korban? Janganlah menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” katanya.

“Saya selaku warga Kota Pangururan dan sekaligus sebagai sekretaris DPD IPK Kabupaten Samosir, berharap supaya dinas terkait cepat memperbaiki ini, karena menurutku ini merupakan hal yang prioritas,” katanya menambahkan.

Kondisi jembatan berlobang itu, katanya sudah bertahun-tahun lamanya dan terkesan dibiarkan seperti itu.

“Yang saya takutkan adalah pendatang baru yang berkunjung ke Pangururan, mereka bisa jadi korban karena tidak tau ada lobang besar seperti ini,” paparnya.

Dia berharap,m kritikannya melalui media ini kiranya dapat menggugah kepedulian pemerintah daerah untuk segera memperbaikinya.

Kepala Dinas PUPR Samosir coba dikonfirmasi di ruang kerjanya sekitar pukul 10.00 Wib di hari yang sama, di Sianting-anting, Kecamatan Pangururan, tidak berhasil. Keterangan salah satu staf, pimpinan mereka tidak berada di tempat.

Oleh staf itu diarahkan menanyakannya ke Bidang Bina Marga. Kepala Bidang Bina Marga, Jaut Simbolon dalam keteranganya mengatakan keprihatinannya mengenai lobang di jembatan itu.

“Saya juga turut prihatin akan hal ini. Tapi ini sudah masuk dalam pekerjaan Jalan Lingkar Samosir,  dan dikerjakan oleh  PT.Guna Karya, yang dianggarkan dari APBN tahun 2017, begitu kalau tidak salah,” katanya.

Sementara, Dahlan Manurung dari PT.Guna karya saat konfirmasi melalui sambungan telepon, menyangkal apa yang dikatakan pihak Bina Marga itu.

“Saya tau jembatan berlobang yang dimaksud, tapi itu bukan merupakan bagian dari pekerjaan kami,” sanggahnya.(H.sT)

 

Editor : Maris