Di Samosir, Anak Tega Bacok Ayah dan Ibu Pakai Parang hingga Organ Tubuh Putus

0
410
Polsek Simanindo mengamankan Joni Rumahorbo, pelaku penganiayaan kedua orang tuanya. Tribun Medan/HO
Dijual Rumah

Buktipers.com – Samosir (Sumut)

Seorang anak tega menganiaya kedua orangtuanya hingga luka berat dan mengakibatkan putusnya organ tubuh orang tuanya.

Kapolsek Simanindo, Polres Samosir, IPTU TL Tobing, mengatakan, tempo 2×24 jam, pihaknya telah mengamankan Joni Rumahorbo (35), pelaku pembacokan terhadap kedua orangtuanya, pada Selasa (19/2), sekitar pukul 06.30 WIB dari Pelabuhan Penyeberangan Tomok.

Disebut Tobing, penyebabnya karena sering dimarahi dan tak diberi lauk saat makan.

Peristiwa penganiayaan tersebut, terjadi pada Minggu (17/2) sekitar pukul 23.45 WIB, tengah malam, di Dusun Parondang, Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek, dari hasil penyelidikan polisi, kejadian tersebut diketahui dari warga yang terbangun setelah mendengar kegaduhan dari rumah Joni dan kedua orang tuanya, yakni, Jadeak Rumahorbo (57) dan Rospita Sinaga (57), di Dusun Parondang, Desa Tomok, Kecamatan Simanindo.

Keributan tersebut diawali cekcok, antara Joni dan orangtuanya. Joni diduga merasa dendam akibat sering dimarahi dan tak diberi lauk, ketika makan. Selanjutnya kondisi tak terkendali.

Joni megambil sebilah parang dan menebaskannya ke arah kedua orang tuanya secara membabi buta.

Tragis, akibat kejadian tersebut, ayahnya Jadeak Rumahorbo mengalami luka robek pipi kanan di bawah hidung, luka robek di kepala ada 3. Luka robek di tangan kanan. Jari tengah, manis & kelingking tangan kiri putus masing – masing satu ruas.

Sementara ibunya, Rospita Sinaga, mengalami luka robek di kening, bawah pelipis sebelah kanan dan pipi kiri. Pergelangan tangan kanan putus, jari telunjuk, tengah, manis & kelingking tangan kiri putus.

Mengetahui kejadian tersebut, Dormauli Rumahorbo (70) dan Manganton Liat Sihaloho (35), tetangga korban, melaporkannya ke Polsek Simanindo dan mengevakuasi pasangan suami istri tersebut ke RS Hadrianus Sinaga, Pangururan. Warga sempat melihat Joni berlari keluar rumah lewat pintu.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi serta melanjutkan penyidikan atas kasus tersebut.

Sumber : tribunnews.com